Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon tiba di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Rabu (25/2/2026) siang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Fadli Zon tiba sekitar pukul 11.35 WIB menggunakan pesawat Citilink dan langsung disambut secara adat oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Suasana Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu tampak lebih ramai dari biasanya saat pesawat yang ditumpangi Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendarat di landasan pacu.
Kedatangan Fadli Zon ke Bengkulu diketahui dalam rangka agenda kunjungan kerja bidang kebudayaan di wilayah Provinsi Bengkulu.
Begitu keluar dari pintu kedatangan, Fadli Zon terlihat mengenakan kemeja lengan panjang berwarna cokelat, celana bahan hitam, serta sepatu pantofel hitam.
Penampilannya yang rapi dan formal mencerminkan agenda resmi yang akan dijalani selama berada di Bengkulu.
Di area kedatangan Bandara Fatmawati Soekarno, Wakil Gubernur Bengkulu Mian telah menunggu untuk menyambut langsung kedatangan Menteri Kebudayaan tersebut.
Penyambutan ini menjadi bentuk penghormatan pemerintah daerah atas kunjungan pejabat kementerian ke Provinsi Bengkulu.
"Kami menyambut baik kedatangan Menteri Kebudayaan di Bengkulu. Kunjungan ini tentu menjadi momentum penting bagi penguatan pelestarian kebudayaan daerah," ungkap Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Rabu (25/2/2026).
Disambut Tari Sekapur Sirih sebagai Bentuk Penghormatan
Setelah prosesi penyambutan awal oleh Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Menteri Kebudayaan Fadli Zon kemudian disambut dengan tari selamat datang atau Tari Sekapur Sirih.
Tarian tradisional tersebut ditampilkan di area penyambutan Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu sebagai simbol penghormatan kepada tamu kehormatan.
Berdasarkan pengamatan di lokasi, para penari mengenakan busana adat Melayu Bengkulu dan mempersembahkan gerakan tari dengan iringan musik tradisional.
Fadli Zon tampak menyaksikan langsung prosesi penyambutan budaya tersebut dengan penuh perhatian.
Transit dan Berbincang di Ruang VIP Bandara
Usai prosesi penyambutan budaya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama rombongan diarahkan menuju ruang VIP Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.
Di ruang VIP tersebut, Fadli Zon melakukan transit sejenak sambil berbincang santai dengan Wakil Gubernur Bengkulu Mian dan sejumlah pejabat yang hadir.
Suasana obrolan di ruang VIP berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Sejumlah pejabat daerah tampak berdiskusi mengenai agenda kunjungan Menteri Kebudayaan selama berada di Bengkulu, khususnya terkait pelestarian cagar budaya dan penguatan sektor kebudayaan daerah.
Kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon ke Bengkulu dinilai strategis mengingat Bengkulu memiliki sejumlah situs sejarah dan bangunan cagar budaya yang menjadi warisan penting bangsa.
Agenda Kunjungan ke Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII
Setelah selesai transit di Bandara Fatmawati Soekarno, Menteri Kebudayaan Fadli Zon dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Kantor Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII Bengkulu.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung upaya pelestarian budaya yang dilakukan di wilayah Bengkulu dan sekitarnya.
Selain itu, kunjungan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga warisan budaya.
Rencana Kunjungan ke Cagar Budaya di Kota Bengkulu
Tidak hanya berkunjung ke Balai Pelestarian Kebudayaan, Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga dijadwalkan mengunjungi sejumlah cagar budaya di Kota Bengkulu.
Kunjungan ke cagar budaya tersebut menjadi bagian dari upaya peninjauan langsung kondisi situs sejarah di daerah.
Salah satu lokasi yang masuk dalam agenda kunjungan adalah Masjid Jamik dan Benteng Fort Marlborough, yang merupakan bangunan cagar budaya bersejarah di Kota Bengkulu.
Berdasarkan informasi di lapangan, Fadli Zon dijadwalkan melaksanakan kegiatan buka bersama di kawasan cagar budaya Benteng Fort Marlborough pada sore hari.