Pemkab Bangka Selatan Siapkan KTA 1 Toboali–Lepar Pongok Jadi Magnet Wisata Nasional
Ardhina Trisila Sakti February 25, 2026 03:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mempercepat pengembangan sektor pariwisata melalui penguatan Key Tourism Area (KTA) 1 Toboali–Lepar Pongok. 

Program ini sebagai bagian dari pelaksanaan Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional (RIDPN). Langkah tersebut dinilai strategis untuk mendorong daya saing destinasi sekaligus meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap perekonomian daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Bangka Selatan, Ari Sutanto berujar pihaknya telah mengikuti pemantauan dan evaluasi pelaksanaan RIDPN.

Tahapan ini merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan secara berkala oleh unsur kementerian lembaga bersama pemerintah daerah. Pelaksanaan program pada kawasan destinasi pariwisata prioritas harus diawasi dan dievaluasi secara berkala. 

“Kegiatan ini bertujuan memastikan rencana induk berjalan sesuai sasaran dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi daerah,” ujar dia kepada Bangkapos.com, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya terdapat lima destinasi pariwisata prioritas yang menjadi fokus pelaksanaan RIDPN. Yakni Lombok–Gili Tramena, Manado–Likupang, Bangka Belitung, Borobudur–Yogyakarta–Prambanan, serta Danau Toba.

Untuk wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Bangka Selatan menjado daerah yang masuk dalam pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional. Oleh sebabnya, pemerintah daerah mengikuti kegiatan pemantauan dan evaluasi tersebut.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program pengembangan pariwisata nasional, sekaligus memastikan program yang telah direncanakan benar-benar terealisasi.

Ari Sutanto mengungkapkan kegiatan ini penting untuk mencermati capaian pelaksanaan rencana aksi yang telah berjalan, sekaligus menyiapkan laporan realisasi program tahap pertama.

“Kegiatan ini penting untuk mencermati dan menyiapkan laporan realisasi dari rencana aksi tersebut, guna meningkatkan penguatan daya saing destinasi pariwisata Bangka Selatan, khususnya pengembangan Key Tourism Area 1 destinasi Toboali–Lepar Pongok,” jelas Ari Sutanto.

Adapun lanjut dia, kawasan Toboali–Lepar Pongok dinilai memiliki potensi besar sebagai penggerak utama sektor pariwisata di Kabupaten Bangka Selatan.

Selain memiliki bentang alam pesisir dan pulau-pulau kecil yang menarik, kawasan ini juga didukung potensi wisata sejarah dan budaya yang terus dikembangkan. Melalui penguatan KTA 1, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur pendukung, aksesibilitas, serta amenitas wisata. 

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing destinasi sekaligus menarik minat investor dan wisatawan. Selain menyiapkan laporan Rencana Aksi Tahap 1, pemerintah daerah juga mulai mempersiapkan penyusunan Rencana Aksi Tahap 2 untuk periode 2025–2029.

Dengan fokus percepatan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan pariwisata. Pada tahap lanjutan tersebut, sasaran utama diarahkan pada peningkatan kinerja sektor pariwisata secara menyeluruh. 

“Indikator yang menjadi fokus antara lain peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, lama tinggal wisatawan serta peningkatan pendapatan sektor pariwisata daerah,” sebutnya.

Meski begitu Ari Sutanto optimis peningkatan tiga indikator tersebut menjadi kunci dalam mendorong efek berganda terhadap perekonomian masyarakat.

Dengan bertambahnya jumlah dan durasi kunjungan wisatawan, perputaran ekonomi di sektor perhotelan, kuliner, transportasi hingga pelaku UMKM lokal diharapkan ikut meningkat. Evaluasi dan perencanaan berkelanjutan menjadi instrumen penting agar pengembangan pariwisata tidak berjalan parsial, melainkan terarah dan terukur sesuai dokumen perencanaan nasional.

“Tujuannya tidak hanya meningkatkan kunjungan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan,” pungkasnya.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.