Jadwal Buka Puasa Kota Bogor Hari Ini 25 Februari: Cek Waktu Magrib, Imsakiyah, serta Doa yang Benar
Tsaniyah Faidah February 25, 2026 03:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Menjalankan ibadah puasa di tengah kesibukan menuntut setiap Muslim untuk lebih jeli dalam memantau waktu.

Hari ini, Rabu (25/2/2026), masyarakat di wilayah Kota Bogor dan sekitarnya resmi memasuki hari ketujuh di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Salah satu tantangan utama dalam berpuasa adalah menyesuaikan diri dengan pergeseran waktu sholat dan waktu berbuka puasa yang terus bergerak setiap harinya mengikuti posisi matahari. 

Hal ini krusial bukan hanya soal menahan lapar, tapi demi menjaga keabsahan serta kualitas ibadah itu sendiri.

Momen yang paling ditunggu setiap harinya tentu adalah saat matahari terbenam.

Berdasarkan perhitungan hisab terkini, warga Bogor akan menyambut waktu berbuka puasa atau Maghrib tepat pada pukul 18.21 WIB.

Dalam ajaran Islam, menyegerakan berbuka saat waktunya tiba merupakan salah satu sunnah utama yang sangat dianjurkan.

Setelah melepas dahaga, rangkaian ibadah akan berlanjut dengan sholat Isya yang dijadwalkan pada pukul 19.26 WIB, yang kemudian menjadi pintu masuk bagi umat untuk melaksanakan sholat sunnah Tarawih dan Witir.

Namun, persiapan ibadah tidak berhenti di malam hari saja.

Kedisiplinan juga diperlukan saat mempersiapkan sahur guna menyambut puasa hari kedelapan pada Kamis (26/2/2026) esok.

Bagi Anda yang tinggal di Bogor, waktu Imsak diprediksi jatuh pada pukul 04.32 WIB, disusul dengan adzan Subuh pada pukul 04.42 WIB.

Rentang waktu sepuluh menit antara Imsak dan Subuh ini menjadi alarm penting bagi warga untuk segera mengakhiri aktivitas makan dan minum agar ibadah puasa esok hari berjalan sempurna.

Secara ringkas, berikut adalah jadwal buka puasa dan batas makan minum untuk wilayah Bogor:

  • Magrib (Buka Puasa): 18.21 WIB
  • Isya: 19.26 WIB
  • Imsak (Kamis, 26 Februari): 04.32 WIB
  • Subuh (Kamis, 26 Februari): 04.42 WIB

Mengingat jadwal ini bisa bergeser menit demi menit setiap harinya, warga sangat disarankan untuk memiliki pegangan jadwal imsakiyah sebulan penuh.

Panduan ini penting agar sahur, sholat lima waktu, hingga berbuka tetap berada pada jalurnya yang tepat.

Jadwal lengkap untuk memantau atau mengunduh jadwal imsakiyah Ramadan 2026 wilayah Kota Bogor bisa diakses melalui tautan resmi: [LINK JADWAL IMSAKIYAH DAN BUKA PUASA KOTA BOGOR RAMADAN 2026]. 

Baca juga: Kumpulan Menu Buka Puasa dan Sahur untuk 10 Hari Ramadan 2026: Hemat Budget, Masaknya Praktis

Doa Buka Puasa Berdasarkan Sunnah

Melengkapi momen berbuka, terdapat berbagai pilihan doa yang bersumber dari hadits maupun kitab fikih.

Berikut adalah lima pilihan doa berbuka yang bisa diamalkan:

Pilihan pertama adalah doa yang merujuk pada riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra.

Saat berbuka, Rasulullah SAW biasanya mengucapkan: Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah (Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah).

Pilihan kedua yang sangat populer di Indonesia berasal dari riwayat Abu Daud melalui Mu’adz bin Zahrah.

Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu (Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka). Banyak warga juga menambahkan kalimat: Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin (Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka).

Selanjutnya, terdapat doa dari riwayat Ibnu Sunni melalui Mu’adz bin Zahrah yang berbunyi: Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu (Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka).

Pilihan keempat juga berasal dari riwayat Ibnu Sunni namun dari Sahabat Ibnu Abbas.

Allahumma shumnaa, wa ‘alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii’ul ‘aliim (Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah puasa kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui).

Terakhir, doa dari riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni yang sering dibaca oleh Ibnu Umar.

Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii (Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.