Baru 8 dari 28 Dapur Program Makan Bergizi di Mamuju Kantongi Sertifikat Layak Sehat
Nurhadi Hasbi February 25, 2026 04:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Sebanyak 28 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) atau dapur umum program makan bergizi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, kini telah resmi beroperasi.

Namun, baru delapan unit yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, dr. Sita Harit Ibrahim, menjelaskan delapan dapur yang sudah bersertifikat tersebar di Tapalang, Sinyonyoi, Lestari Karema, Binanga 1, Kalukku Tasiu, Sandoang, Bondang, dan Kabuluang 1.

Baca juga: Respons Sentimen Negatif, Ketua DPRD Mamuju Minta Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis Diperbaiki

Baca juga: Pelajar Pasangkayu Keluhkan Menu MBG Ramadan, Cepat Basi Tak Bisa Dikonsumsi saat Buka

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Mamuju, Awaluddin, menyatakan 20 unit dapur lainnya sedang dalam proses pengurusan dokumen.

Targetnya, seluruh dapur tersertifikasi dalam enam bulan ke depan.

Awaluddin menyebut kendala teknis terjadi pada pengambilan sampel air dan makanan untuk laboratorium, karena pemeriksaan mencakup seluruh wilayah Sulawesi Barat mulai dari Mamuju Tengah, Pasangkayu, hingga Polman.

Pengawasan IPAL dan Lingkungan

Terkait infrastruktur pendukung seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), SPPG dilarang beroperasi jika sistem pengolahan limbah belum tersedia.

Dinas Kesehatan juga melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) secara berkala untuk memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga.

“Fokus kami adalah pengawasan dan koordinasi dengan dinas terkait. Untuk aspek lingkungan, IKL sudah mulai dijalankan di beberapa lokasi SPPG,” tutup Awaluddin.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.