Dua Kali Gagal Berlayar, KMP Bahtera Nusantara 03 Tujuan Tambelan Akan Berangkat Malam Ini
Dewi Haryati February 25, 2026 05:25 PM

 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Bahtera Nusantara 03 tujuan Tambelan Bintan dua kali alami gagal berangkat.

Semula kapal dijadwalkan akan berangkat Selasa (24/2026) pukul 22.00 WIB dari Tanjung Uban Bintan, setelah gagal berlayar Minggu (22/2/2026), karena kerusakan pada kompresor mesin kapal.

Nyatanya, rencana keberangkatan kapal pada Selasa malam itu juga batal.

Kapal roro KMP Bahtera Nusantara 03 kembali dijadwalkan berlayar ke Tambelan pada Rabu (25/2/2026) malam, sekira pukul 22.00 WIB.

Hal ini disampaikan Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Ainul Yaqin.

Ainul menyampaikan, kerusakan pada kompresor mesin kapal sudah bisa diatasi.

"Tadi malam sudah siap pada pukul 02.00 WIB. Namun karena terlalu malam, rencana malam ini baru diberangkatkan ke Tambelan," katanya, Rabu.

Sejauh ini sebagian besar penumpang masih bertahan di atas kapal dan mendapat pelayanan dari pihak pelabuhan.

"Penumpang sudah kami layani secara baik," katanya.

Penumpang Bertahan di Kapal

Untuk diketahui, BN 03 gagal berangkat karena alami kerusakan pada kompresor mesin.

Sesuai jadwal, kapal tersebut seharusnya berangkat pada Minggu (22/2/2026).

Kapal BN 03 selama ini melayani penumpang rute Tanjunguban-Tambelan-Sintete.

Para penumpang beristrahat di ruang-ruang kapal yang tengah berlabuh di Pelabuhan Tanjunguban.

"Saya naik ke atas kapal sejak Minggu sore. Saya memilih bertahan di atas kapal. Karena kami diberi makan dan minum oleh ASDP Tanjunguban," kata penumpang, Yuyun.

Ia mengaku capek harus bolak-balik ke Tanjungpinang lagi.

"Butuh biaya lagi. Mending di sini saja. Fasilitas kapal pun bagus. Puasa pun lancar selama dua hari ini," ujarnya.

Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Ainul Yaqin menyampaikan, secara keseluruhan penumpang kapal berjumlah 50 orang.

 47 di antaranya memilih bertahan di atas kapal. Sementara tiga lainnya sudah turun ke darat. Ada yang pulang ke Batam dan Tanjungpinang.

Sebelumnya, pihak ASDP Tanjunguban memberikan pilihan kepada calon penumpang.

"Kami beri pilihan, jika tidak mau bertahan di atas kapal, maka uangnya akan kami kembalikan secara utuh. Namun penumpang lebih memilih bertahan di kapal," ungkapnya.

Penumpang yang bertahan akan diberikan fasilitas tempat tidur dan makan.

Para penumpang pada umumnya hendak menuju ke Pelabuhan Tambelan, Bintan.

Pihak ASDP Tanjunguban mohon maaf atas keterlambatan dan hambatan ini. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.