TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meski Lebaran Idulfitri 1447 H masin tiga pekan lebih lagi, namun sejunlah perusahaan bus sudah mempersiapkan kendaraannya.
Seperti biasanya, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, kalangan DPRD Pekanbaru mengingatkan Dishub dan pihak terkait lainnya, untuk melakukan uji kelayakan atau ramp check, terhadap seluruh bus perusahaan otobus (PO) yang beroperasi jelang arus mudik Lebaran.
Ketua Fraksi Golkar Pekanbaru Roni Amriel SH MH menyebutkan, langkah ini dinilai penting dilakukan sejak sekarang, mengingat bakal meningkatnya mobilitas masyarakat, yang akan pulang kampung pada momen Hari Raya Idulfitri.
Legislator ini menilai, aspek keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama, apalagi lonjakan jumlah penumpang biasanya diikuti dengan peningkatan intensitas perjalanan angkutan umum.
"Mulai dari sekarang sudah bisa didata PO bus yang ada di kota ini Lakukan uji kelayakan kendaraan, untuk memastikan kondisi teknis bus. Mulai sistem pengereman, lampu, ban, hingga kelengkapan administrasi kendaraan, plus surat izin mengemudi pengemudi. Semua harus dalam kondisi laik jalan," saran Roni Amriel kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (25/2/2026).
Politisi senior Golkar ini mengharapkan, pengecekan ini harus menyeluruh, tanpa tebang pilih. Jangan sampai ada kendaraan yang tidak layak jalan, tapi beroperasi dan membahayakan keselamatan pemudik.
Lebih dari itu, Dishub juga diharapkan berkoordinasi dengan Kepolisian dan instansi terkait, untuk melakukan pengawasan di terminal maupun di titik-titik keberangkatan bus.
Ini dinilai penting dan jangan dianggap sepele, untuk memastikan meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran nantinya.
"Kita minta juga, mana PO bus yang sudah dicek tadi, diumumkan ke masyarakat. Sehingga masyarakat merasa aman untuk mudik dan memilih bus yang bakal di tumpanginya," pinta Sekretaris Komisi IV DPRD ini lagi. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).