Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Komunitas Peduli Ojek Online (POD) Kota Depok tengah mengadakan program pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK) gratis untuk pengemudi ojek online (ojol).
Nantinya, iuran bulanan BPJS Ketenagakerjaan akan ditanggung oleh Komunitas POD bersumber dari donasi para relawan.
Ketua Tim Penggerak PBJS Ketenagakerjaan Kota Depok, Ahmad Jafar Sidik menjelaskan, doanasi yang diberikan tidak dibatasi oleh nominal.
Baca juga: Ojol Depok Merapat! Kuota 1.000 BPJS Ketenagakerjaan Gratis Dibuka, Iuran Dibayarin Setahun Penuh
Masyarakat yang ingin menjadi donator dapat menemuinya di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok atau mengirimkan pesan melalui nomor telepon 0895-3384-38398.
“Tentunya donatur sudah melalui kesepakatan dan filter kami, artinya tidak boleh ada unsur politik, tidak boleh ada unsur SARA, tidak juga boleh ormas,” kata Jafar, Rabu (25/2/2026).
Pensaftaran BPJS Ketenagakerjaan Gratis
Sementara itu, pendaftaran dilakukan langsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok, Jalan Siliwangi, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.
Program BPJS Ketenagakerjaan gratis ini diutamakan untuk pengemudi ojol yang memiliki KTP Kota Depok.
Meski demikian, bagi pengemudi ojol ber-KTP non-Kota Depok dapat mendaftar dengan membawa surat domisili.
Selain itu, syarat pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan gratis juga cukup mudah, cukup membawa KTP dan menunjukan aplikasi ojol tempatnya bekerja.
Ketua Tim Penggerak PBJS Ketenagakerjaan Kota Depok, Ahmad Jafar Sidik menjelaskan, pendafdaran dilakukan hingga seribu kouta terpenuhi.
Tujuan dari program ini untuk memberikan perlindungan bagi pengemudi ojol karena tingginya risiko kecelakaan di jalan.
Nantinya, iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Rp16.800 per bulan akan ditanggung oleh Komunitas POD.
“Didanai sepenuhnya oleh para donatur yang tidak terikat politik, agama, maupun ormas,” jelasnya.
Komunitas POD berkomitmen untuk membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan peserta ojol selama satu tahun ke depan.
Jika setelah satu tahun program berjalan lancar dan dana tersedia, pembayaran akan dilanjutkan ke tahun berikutnya.
“Apabila program tidak dapat berlanjut, peserta dapat meneruskan kepesertaan dengan membayar mandiri sebesar Rp16.800 per bulan,” ungkapnya.
Saat ini, setidaknya 250 pengemudi ojol telah mendaftar BPJS Ketenagakerjaan gratis tersebut.
Manfaat BPJS Ketenagakerjaan
Jafar menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki banyak manfaat bagi kaum pekerja, termasuk pengemudi ojol.
“Kalau kecelakaan semua biayanya itu bisa ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan sampai sembuh, tanpa ada limit-limit biaya,” jelasnya.
Selain itu, pemegang kartu BPJS Ketenagakerjaan juga mempunyai santuan kematian.
Untuk santuan kematian, kepesertaan di bawah tiga bulan mendapatkan santunan Rp10 juta dan di atas 4 bulan mendapatkan Rp42 juta.
“Meninggal saat sedang bekerja (on-bid), mendapatkan uang santunan hingga Rp70 juta,” ujarnya.
Selain itu, jika pemegang kartu BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia, maka ada beassiwa pendidikan bagi anak-anaknya.
“Jaminan beasiswa berupa uang tunai untuk dua orang anak peserta, mulai dari jenjang TK hingga sarjana (S1),” pungkasnya. (m38)