Mayat Ditemukan Membusuk di Gayo Lues, Ternyata Memiliki Riwayat Penyakit dan Kebiasan Ini
Rizwan February 25, 2026 06:54 PM

Laporan wartawan Tribun Gayo Rasidan/ Gayo Lues 

TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Mayat lelaki bernama M Djamin Bin Tamin (79) tercatat warga Dusun Mude Uken Desa Kutelintang Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues.

Ia ditemukan warga membusuk sekitar area perkebunan di Dusun Rerebe Desa Panglime Linting Kecamatan Dabun Gelang di Kabupaten Gayo Lues, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunGayo.com, setelah polisi mengevakuasi mayat korban ke RSUD Muhammad Ali Kasim Gayo Lues untuk dilakukan visum.

Penyebab kematian pria lansia tersebut tidak ada tindakan kekerasan, melainkan memiliki riwayat penyakit tuberkulosis (TB) paru dan terakhir menjalani pengobatan pada Desember 2025 lalu.

Bahkan menurut keterangan warga dan saksi  lainnya, lelaki lansia yang ditemukan membusuk oleh warga tersebut, selama ini tinggal seorang diri dan memiliki kebiasaan menggunakan kain sarung dan jarang memakai baju.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo melalui Kasat Reskrim Iptu M Abidinsyah SH kepada TribunGayo.com, Rabu (25/2/2026) mengatakan, pria lansia yang ditemukan warga telah membusuk di area perkebunan di Dusun Rerebe Desa Panglime Linting Kecamatan Dabun Gelang di Gayo Lues tersebut.

Korban selama ini dinyatakan memiliki riwayat penyakit TB dan dari hasil visum di RSUD Muhammad Ali Kasim Gayo Lues, kematian lelaki lansia tersebut tidak ada tanda-tanda tindakan kekerasan.

Dikatakan, mayat lelaki berusia 79 tahun itu ditemukan warga dalam posisi tubuh miring kekiri dengan kondisi sudah membusuk dan menghitam.

Bahkan selama ini korban sering makan diwarung nasi milik salah satu saksi yakni Raj (53) yang pertama sekali menemukan dan melihat kain sarung tidak jauh dari belakang rumahnya milik pria lansia tersebut.

"Lalu saksi Raj bersama sejumlah warga  memastikan kain sarung tersebut dan menimbulkan bau yang menyengat serta mendapati korban telah meninggal dunia dalam kondisi menghitam dan membusuk.

Lalu dilaporkan kepada warga lainnya dan diteruskan  kepada kepolisian untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat korban ke rumah sakit," sebutnya.

Kasat Reskrim dibenarkan petugas Unit Identifikasi yang dipimpin KBO Satreskrim Ipda  Muhammad Yoga Wiratama, menyebutkan, dari hasil  pemeriksaan medis menunjukkan kaku mayat pada seluruh tubuh dan tanda pembusukan menyeluruh.

Selain itu belatung di hampir seluruh bagian tubuh korban tersebut. Sehingga tim medis memperkirakan korban meninggal dunia sekitar empat hingga enam hari sebelum ditemukan oleh warga.

"Kini pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan telah menyampaikan surat pernyataan penolakan secara resmi. Sehingga  kini kepolisian menyatakan penanganan kasus dilakukan sebagai peristiwa kematian nonkriminal," sebutnya.(*)

Baca juga: BREAKING NEWS: Mayat Membusuk Ditemukan di Gayo Lues, Ini Identitasnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.