Tokoh Adat Suku Tengger Datangi Polres Probolinggo Usai Kasus Pencurian Koper Turis Thailand
Samsul Arifin February 25, 2026 09:30 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahsan Faradisi

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Sejumlah tokoh adat Tengger mendatangi Mapolres Probolinggo, Rabu (25/2/2026). 

Kedatangan sejumlah tokoh adat dan masyarakat Tengger itu untuk menyampaikan aspirasi atas kasus yang sempat menjadi perhatian dan meresahkan kawasan wisata Gunung Bromo yakni pencurian 7 koper milik wisatawan asing atau Turis asal Thailand. 

Rombongan tokoh adat dan tokoh masyarakat Tengger disambut langsung oleh Kapolres Probolinggo didampingi Wakapolres serta Pejabat Utama (PJU) Polres Probolinggo. 

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan dukungan masyarakat Tengger kepada Polres Probolinggo. 

Baca juga: Cara Tiga Tersangka Curi 7 Koper Milik Turis Thailand di Wisata Bromo

Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Bromo

AkBP Latif menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

"Kami sangat mengapresiasi kedatangan para tokoh masyarakat Tengger hari ini. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat," kata AKBP Latif.

Baca juga: Sosok Pelaku Pencurian 7 Koper Turis Asal Thailand di Gunung Bromo, Ada 3 Tersangka

"Keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari dukungan dan informasi yang diberikan masyarakat," imbuhnya.

Masyarakat Tengger Siap Dukung Kepolisian

Kedepannya, menurut AKBP Latif, kawasan wisata Gunung Bromo merupakan ikon daerah yang harus dijaga bersama, baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan wisatawan domestik dan mancanegara.

"Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap tindak pidana yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas, terlebih di kawasan wisata," pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan masyarakat Tengger Supoyo menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas respons cepat jajaran Polres Probolinggo dalam menangani kasus tersebut. 

"Kami merasa terlindungi dan diperhatikan. Pengungkapan kasus ini membuktikan bahwa Polres Probolinggo serius menjaga keamanan wilayah, termasuk kawasan adat dan wisata kami. Kami siap terus mendukung dan bekerja sama dengan pihak kepolisian,” ungkap Supoyo.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.