TribunGayo.com, TAKENGON - Harga kopi Gayo tingkat petani di Kabupaten Aceh Tengah kembali mengalami kenaikan, Rabu (25/2/2026).
Baca juga: Bolehkah Minum Kopi Saat Sahur dan Berbuka? Ini Penjelasannya
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunGayo.com, kanikan harga kopi Gayo telah terjadi sejak tiga hari terakhir.
Salah seorang petani kopi di Kecamatan Linge, Aceh Tengah, Misni kepada TribunGayo.com pada Rabu (25/2/2026), mengaku bahwa harga kopi Gayo jenis gelondong (cherry) saat ini berada di angka Rp 20.000 per bambu, atau setara Rp 200.000 per kaleng.
"Sekarang harga kopi gelondong Rp 20.000 per bambu. Tapi besok bisa aja berubah lagi," ujar Misni.
Harga tersebut mengalami kenaikan yang signifikan dari harga sebelumnya yang berada di level Rp 18.000 per bambu.
Artinya, terdapat kenaikan sekitar Rp 2.000 per bambunya.
Kenaikan harga kopi Gayo saat ini disambut positif oleh para petani di Aceh Tengah.
Baca juga: Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Kebun Kopi BPTP Bener Meriah, Begini Penjelasan Polisi
Mereka berharap tren ini terus berlanjut, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani di bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Sementara itu, petani kopi di Kecamatan Jagong Jeget, Toyib juga mengharapkan tren kenaikan harga kopi terus berlanjut.
Pasalnya, saat ini di Kecamatan Jagong Jeget hasil panen para petani sudah mulai menipis.
"Kopi buahnya udah tipir. Kalok harga mahal hasil sedikit juga udah Alhamdulillah," pungkas Toyib.
Perlu diketahui, bahwa harga kopi Gayo di setiap wilayah bervariasi yang disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya:
Bahkan, antar toke (pengepul) dalam satu desa pun harga kopi Gayo dapat berbeda-beda.
Berikut rincian harga kopi Gayo di Aceh Tengah per hari ini, Rabu (25/2/2026):
(TribunGayo.com/Sri Widya Rahma)
Baca juga: Jelang Meugang Puasa, Harga Kopi Arabika Gayo di Bener Meriah Anjlok