Di Balik Layar Juventus vs Galatasaray, 1 Pemain Bianconeri Masuk Radar Raksasa Turki
Luky Setiyawan February 25, 2026 10:57 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Hal menarik di balik layar Juventus vs Galatasaray. Satu pemain Bianconeri masuk radar raksasa Turki.

Seperti yang diketahui, akan segera berlangsung laga leg kedua play-off 16 besar Liga Champions 2025/2026 antara Juventus vs Galatasaray yang dihelat di Allianz Stadium, Turin, Italia, pada Rabu (25/2/2026).

Saat ini, Galatasaray berada di posisi unggul setelah meraih kemenangan besar atas Juventus dengan skor 5-2 di leg pertama, Selasa, 17 Februari 2026 lalu.

Kemenangan telak tersebut membuat raksasa Turki itu selangkah lebih dekat ke babak 16 besar.

Baca juga: Sempat Santer Dikaitkan dengan Juventus, Eks Napoli Beri Jawaban Jujur, Bianconeri Ambil Kesempatan?

Baca juga: Kepastian Masa Depan 2 Striker Juventus, Dusan Vlahovic Bakal Dipertahankan, Pemain Belgia Keluar?

Pada leg pertama, tampak sebagian besar pemain Juventus tampil kurang bersemangat.

Namun, terdapat satu nama dari Juventus yang tampil menonjol pada laga leg pertama melawan Galatasaray, yakni Teun Koopmeiners.

Ya, Teun Koopmeiners bisa dibilang pemain terbaik tim pada laga tersebut, seperti yang terlihat dari hasil golnya.

Pemain Belanda itu menyamakan kedudukan di babak pertama dengan gol yang brilian, sebelum memberikan keunggulan bagi Bianconeri dengan tendangan sensasional ke sudut atas gawang.

Menurut jurnalis La Gazzetta dello Sport, Giovanni Albanese, penampilan gemilang gelandang Juventus di Rams Park menghidupkan kembali minat Galatasaray terhadap sang pemain.

Raksasa Turki itu sudah menanyakan tentang jasa pemain berusia 27 tahun itu pada bulan Januari, tetapi ditolak karena harga yang diminta terlalu tinggi.

Juventus menginvestasikan sekitar €60 juta untuk mendatangkan Koopmeiners dari Atalanta pada musim panas 2024. Namun, meskipun pemain serbaguna ini belum mampu membenarkan angka yang tinggi tersebut, klub Italia itu tidak mampu menjualnya dengan harga rendah, karena itu akan menjadi kerugian modal.

Setelah kedatangannya pada akhir Oktober, Luciano Spalletti telah mencoba memaksimalkan potensi Koopmeiners, menempatkannya di berbagai posisi di lapangan, termasuk bek tengah kiri.

Namun, hasilnya bisa dibilang beragam.

Meskipun pemain internasional Belanda itu terkadang menunjukkan tanda-tanda yang menjanjikan, ia tidak pernah mampu membangun momentum yang berkelanjutan.

Misalnya, penampilannya yang mengesankan di Istanbul diikuti oleh penampilan buruk melawan Como pada akhir pekan.

Juventus tentu bersedia mendengarkan tawaran, tetapi tantangannya adalah menemukan formula yang tepat dan menghindari kerugian finansial.

Di musim panas, nilai transfer pemain tersebut bisa turun menjadi 35 juta euro, jadi mungkin ada secercah harapan dalam hal ini.

(TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.