Tiap Hari Website Resmi Universitas Jember Diserang Ribuan Peretas 
Haorrahman February 25, 2026 10:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Website resmi Universitas Jember (Unej) dilaporkan hampir setiap hari mendapat serangan dari ribuan peretas. Bahkan, sebagian di antaranya menyusupkan konten situs judi online (judol) ke dalam sistem kampus.

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, saat penandatanganan kerja sama pengembangan program smart campus berbasis artificial intelligence (AI) bersama PT Link Net Tbk, Rabu (25/2/2026).

Menurut Iwan, tingginya intensitas serangan siber menjadi tantangan serius bagi perguruan tinggi. Ia mengakui, celah keamanan juga bisa muncul dari kebiasaan internal yang mengakses situs tidak jelas.

“Ditambah juga tidak sedikit teman-teman kami mengakses website tidak jelas yang justru memicu serangan, entah itu judol dan semacamnya,” kata Iwan.

Baca juga: Jembatan Sentong Bondowoso-Jember Ambles, Wagub Jatim Pastikan Perbaikan Dipercepat

Keamanan Digital

Iwan menegaskan, pembaruan sistem keamanan digital harus terus dilakukan agar data civitas akademika tidak mudah dibobol. Kerja sama dengan Link Net diharapkan mampu memperkuat sistem jaringan dan keamanan kampus Tegalboto tersebut.

“Harapannya kerja sama dengan Link Net dapat meringankan security jaringan di Universitas Jember. Supaya kemampuan dan kapasitas jaringan kami lebih baik,” imbuhnya.

Selain aspek keamanan, Unej juga tengah menyiapkan integrasi pembelajaran daring di seluruh kampus yang tersebar di beberapa daerah di Jawa Timur. Konektivitas internet berkapasitas besar menjadi kebutuhan utama dalam mendukung sistem tersebut.

“Serta ada kolaborasi global yang bisa dikembangkan setelah kerja sama ini,” tambahnya.

Baca juga: PN Jember Tolak Gugatan Warga Terhadap Bupati dan Wakil Bupati Jember

Chief Enterprise Business Officer Link Net, Ronald Chandra Lesmana, menyebut kemitraan ini sebagai langkah awal ekspansi bisnis di Kabupaten Jember.

Ia menilai potensi pasar cukup besar, mengingat jumlah mahasiswa Unej mencapai sekitar 40 ribu orang.

“Karena ada 40 ribu mahasiswa di Universitas Jember sendiri. Hal ini membuat kami yakin,” ujarnya.

Menurut Ronald, kesiapan sumber daya kampus dalam transformasi digital juga menjadi pertimbangan penting.

“Kami yakin kolaborasi ini akan lebih panjang,” paparnya.

Dalam kerja sama ini, Link Net akan menyediakan sejumlah layanan eksklusif, antara lain dedicated internet access, internet broadband, high-speed internet, Starlink, IP Transit, Metro P2P, Anti-DDoS (Distributed Denial of Service), IDREN, sertifikasi peningkatan kompetensi, serta dukungan managed service melalui engineer-on-site.

Ronald optimistis, infrastruktur digital yang andal dan aman akan meningkatkan efisiensi kegiatan akademik maupun operasional kampus.

“Menjadi fondasi jangka panjang bagi pengembangan smart campus berbasis kecerdasan buatan yang berorientasi pada keberlanjutan,” jelasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.