Tersingkir dari Liga Champions, Inter Milan Bisa Fokus pada 2 Hal untuk Balas Dendam
Luky Setiyawan February 25, 2026 10:57 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Inter Milan bisa berfokus pada dua hal untuk balas dendam atas tersingkirnya mereka dari Liga Champions.

Ya, Inter Milan dipastikan tersingkir dari Liga Champions 2025/2026 karena kalah skor agregat 5-2 dari tim Norwegia, Bodo/Glimt pada babak play-off 16 besar.

Pada leg pertama yang berlangsung Aspmyra Stadion, Bodo, Norwegia, Rabu (18/2/2026) waktu setempat, Inter Milan takluk dari Bodo/Glimt dengan skor 1-3.

Kekalahan telak pada leg pertama membuat peluang Nerazzurri lolos ke 16 besar sulit.

Baca juga: Inter Milan Tersingkir dari Liga Champions 2025/2026, Eks AC Milan Jadi Aktor Utamanya

Baca juga: Santer Dikaitkan dengan Kartap Atletico Madrid, Inter Milan Siap Perpanjang Kontrak Cristian Chivu 

Tim besutan Cristian Chivu itu sempat mendapat sedikit harapan jelang laga leg kedua.

Seperti yang diketahui, laga leg kedua diketahui berlangsung di San Siro, Milan, pada Selasa (24/2/2026) waktu setempat.

Sementara itu, Inter Milan memiliki rekor bagus saat bermain di kandang, yakni meraih tiga kemenangan beruntun.

Oleh karena itu, Nerazzurri berharap dapat melakukan comeback Eropa pertama mereka dalam 15 tahun.

Namun, comeback yang diharapkan tim besutan Cristian Chivu itu tak tak terjadi.

Alih-alih comeback, Inter Milan justru dipermalukan Bodo/Glimt di hadapan Interisti dengan skor 1-2.

Gagal di Liga Champions, Inter Milan masih punya sejumlah hal yang harus dilakukan, sekaligus juga pelampiasan dendam.

Menurut Gazzetta dello Sport melalui FCInterNews, Nerazzurri harus tampil gemilang di kompetisi domestik, yakni Liga Italia dan Coppa Italia, untuk menghilangkan rasa kecewa akibat tersingkir dari Eropa.

Tanpa gangguan dari kompetisi Eropa, Inter Milan kini dapat fokus untuk memenangkan gelar ganda domestik pertama mereka sejak 2010.

Saat ini, Inter Milan memimpin klasemen sementara Liga Italia 2025/2026 dengan raihan 64 poin, terpaut 10 poin dari AC Milan di peringkat kedua.

Hal ini terjadi usai Inter Milan menang 2-0 di Lecce pada hari Sabtu.

Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa Cristian Chivu berada di ambang mengangkat trofi Scudetto di musim pertamanya sebagai pelatih Inter Milan.

Selanjutnya, Inter Milan akan menghadapi Como dalam pertandingan semifinal Coppa Italia yang terdiri dari dua leg, berupaya merebut kembali gelar piala untuk pertama kalinya sejak 2023.

(TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.