Pertanyaan:
dr. Andi, mitos atau fakta konsumsi makanan pedas dan biji cabai bisa sebabkan usus buntu?
Tamara, Semarang.
dr. Andi Lestiono, Sp.BA, FIAPS yang merupakan Dokter Spesialis Bedah Anak Menjawab:
Ini adalah mitos.
Apabila makanan yang masuk ke dalam tubuh itu bersih, risiko untuk terjadi infeksi usus buntu sangat kecil.
Akan tetapi, memang usus buntu ini bisa terjadi pada siapa saja dan usia berapa saja bisa terjadi.
Baca juga: dr. Andi, Setelah Operasi Usus Buntu Adakah Pantangan yang Tidak Boleh Dilakukan?
Menurut saya, makanan pedas, biji cabai, selama tidak berlebihan, itu masih aman.
Yang penting makanan yang dikonsumsi adalah makanan yang bersih.
Untuk memahami usus buntu lebih lanjut, simak podcast kesehatan berikut ini.
Baca juga: dr. Andi, Setelah Operasi Usus Buntu, Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Aktivitas Kembali?
Makanan yang Harus Dibatasi Agar Tidak Menyebabkan Usus Buntu
Radang usus buntu umumnya disebabkan oleh penyumbatan pada pangkal usus buntu, tapi bukan karena makanan tertentu secara langsung.
Beberapa jenis makanan bisa meningkatkan risiko gangguan pencernaan dan sembelit, yang secara tidak langsung bisa meningkatkan risiko usus buntu.
Berikut ini beberapa makanan yang harus dibatasi, karena bisa meningkatkan gangguan pencernaan, yang bisa berisiko menyebabkan penykit usus buntu.
- Makanan rendah serat : kurang asupan serat dapat menyebabkan sembelit, yang meningkatkan tekanan dalam sistem pencernaan dan risiko penyumbatan.
- Daging olahan : makanan seperti hot dog, sosi, dan bacon, sering kali tinggi lemak, natrium, dan pengawet, yang dapat memicu peradangan pada saluran pencernaan.
- Makanan bertepung : makanan tinggi tepung dapat menyerap banyak air selama pencernaan, dan kekurangan air di usus dapat meningkatkan potensi radang.
- Makanan pedas dan berminyak : makanan ini memerlukan usaha ekstra untuk dicerna dan dapat mengiritasi saluran pencernaan, memperburuk gejala pada orang yang sudah memiliki masalah pencernaan.
- Makanan yang sulit dicerna : buah atau sayuran mentah dengan kulit keras atau biji-bijian utuh yang tidak diolah dengan baik juga sebaiknya dibatasi jika sudah ada masalah pencernaan.
Baca juga: Apakah Sudah Operasi Usus Buntu Bisa Alami Penyakit Usus Buntu Lagi? dr. Andi Menjelaskan
Profil dr. Andi Lestiono, Sp. BA, FIAPS
dr. Andi Lestiono, Sp.BA merupakan dokter spesialis bedah anak yang aktif memberikan layanan kesehatan anak di Surakarta dan Purwokerto.
Dokter yang akrab disapa dr. Alles ini menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Setelah menyelesaikan pendidikan dokter pada tahun 2011, dr. Alles melanjutkan pendidikan Spesialis Bedah Anak di FKKMK UGM dan lulus pada tahun 2021.
Sebagai dokter spesialis, dr. Alles aktif mengikuti pelatihan dan forum ilmiah, baik nasional maupun internasional, seperti Surabaya Minimal Invasive Surgery Meeting dan Asian Congress of Pediatric Surgeons.
Baca juga: Profil dr. Andi Lestiono, Sp.BA, Dokter Spesialis Bedah Anak di RS Kasih Ibu Surakarta
Ia juga memiliki sertifikasi kegawatdaruratan medis, antara lain ATLS dan ACLS.
dr. Andi Lestiono berkomitmen memberikan pelayanan bedah anak yang aman, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien serta keluarga.
Selain aktif menjadi dokter spesialis bedah anak, dr. Alles juga aktif menjadi narasumber di Tribun Health dan aktif memberikan edukasi kesehatan di laman Instagramnya @Dr. Alless.
Jika ingin berkonsultasi dengan dr. Alles, silahkan kunjungi laman Instagram @rskasihibu_solo untuk melihat jadwal praktiknya.
Baca juga: 6 Rekomendasi Madu untuk Anak, Bagus untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
(Tribunhealth.com)