TRIBUNJOGJA.COM - Menjalankan ibadah puasa bukan berarti kita harus berhenti berolahraga secara total.
Energi mungkin terasa lebih terbatas, tetapi menjaga tubuh tetap aktif justru bisa membantu melancarkan metabolisme dan menjaga kebugaran mental selama bulan puasa.
Kuncinya bukan pada intensitas, melainkan pada pemilihan jenis olahraga dan pengaturan waktu yang tepat.
1. Jalan Santai (Brisk Walking)
Ini adalah pilihan paling aman dan populer.
Jalan santai tidak memerlukan energi besar dan risiko dehidrasi juga sangat minim.
Lakukan jalan santai 10-15 menit sebelum berbuka puasa.
Ini akan bermanfaat menjaga kesehatan jantung tanpa menguras cadangan glikogen secara drastis.
Baca juga: 5 Rekomendasi Olahraga Mudah yang Bisa Dilakukan Menjelang Berbuka Puasa
2. Yoga atau Stretching
Yoga berfokus pada teknik pernapasan dan kelenturan.
Gerakan yang tenang membantu menenangkan pikiran sekaligus meregangkan otot yang kaku karena seharian kurang bergerak.
Baik dilakukan saat pagi hari setelah subuh atau sore hari.
Manfaat melakukan yoga adalah mengurangi stres, memperbaiki postur dan meningkatkan kualitas tidur.
3. Bersepeda Santai
Bersepeda dengan kecepatan rendah di sekitar lingkungan rumah bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan.
Pastikan rutenya datar dan tidak terlalu menanjak agar detak jantung tetap stabil.
Sebaiknya lakukan olahraga santai ini pada sore hari menjelang waktu Maghrib, sembari menunggu waktu berbuka puasa.
Manfaat dari bersepeda santai dapat mengencangkan otot kaki dan membakar kalori secara konstan.
4. Pilatess
Mirip dengan yoga, pilates lebih fokus pada kekuatan inti tubuh (core strength).
Gerakannya yang terkontrol sangat efektif untuk menjaga massa otot selama puasa tanpa membuat Anda merasa terengah-engah.
Lakukan secara santai dan tanpa latiham berat pada 1-2 jam sebelum berbuka.
5. Angkat Beban Ringan
Jika Anda terbiasa ke gym, Anda tetap bisa latihan beban.
Namun, turunkan intensitasnya sekitar 30-50 persen dari beban biasanya.
Fokuslah pada pengulangan (reputasi) daripada berat beban.
Latihan ini bisa Anda lakukan malam hari setelah berbuka atau setelah tarawih saat energi sudah kembali terisi. (*)