TRIBUNBANYUMAS.COM, YOGYAKARTA – Kondisi cuaca yang tidak menentu dan tingginya intensitas hujan di wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas dalam beberapa hari terakhir meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara sepeda motor.
Menanggapi situasi tersebut, Astra Motor Yogyakarta mengeluarkan peringatan dan panduan keselamatan bagi pemotor yang terpaksa bermobilitas di tengah hujan lebat.
Tim Instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta menekankan bahwa persiapan teknis dan kewaspadaan ekstra menjadi kunci utama untuk meminimalisir bahaya di jalan raya.
Salah satu sorotan utama adalah perubahan jarak aman antar kendaraan yang harus lebih lebar dibandingkan kondisi normal.
“Dalam kondisi cuaca yang tidak menentu, pengendara pastikan selalu #Cari_Aman agar selamat sampai tujuan, bahkan saat berkendara dalam kondisi hujan lebat sekalipun,” ujar Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta, Muhammad Ali Iqbal, dalam keterangan resminya, Kamis (26/2/2026).
Baca juga: Lampu Indikator Merah Menyala? Simak Cara Tangani Mesin Motor Overheat Tips Ala Honda Istimewa
Bahaya Pohon Tumbang dan Angin Kencang
Selain faktor jalan licin, ancaman pohon tumbang akibat terpaan angin kencang menjadi poin krusial yang harus diwaspadai di sepanjang jalur Yogyakarta.
Pengendara sangat tidak disarankan untuk berteduh di bawah pepohonan saat hujan deras melanda.
Jika harus melanjutkan perjalanan, pemotor diimbau untuk memilih rute alternatif yang minim pepohonan besar di tepi jalan guna menghindari risiko fatal akibat angin badai.
Aturan Jarak Aman dan Perlengkapan
Berdasarkan panduan keselamatan ini Tips Ala Honda Istimewa seputar #Cari_Aman berkendara saat hujan:
1. Gunakanlah perlengkapan berkendara yang aman dan lengkap
Pengendara direkomendasikan menggunakan jas hujan model baju dan celana yang berwarna cerah. Menggunakan cover sepatu agar tetap menggunakan sepatu saat berkendara di tengah kondisi hujan.
Penggunaan sandal atau tanpa alas kaki sangat berbahaya dan tidak disarankan bagi pengendara. Untuk visor helm sebaiknya menggunakan kaca yang bening. Visor jenis ini dapat membantu pandangan pengendara saat berkendara di tengah hujan lebat dibandingkan dengan visor berwarna gelap.
2. Hindari berhenti atau melewati pepohonan
Hujan lebat dapat menimbulkan pohon tumbang karena terpaan angin yang kencang.
Bagi pengendara yang berteduh sebaiknya jangan di bawah pohon atau di tempat yang banyak pepohonan. Selain itu bagi pengendara yang harus tetap melanjutkan perjalanan sebaiknya memilih rute jalan yang tidak terlalu banyak pepohonan di tepi jalan.
Baca juga: Sesi Latihan PSIS Memanas: Rafinha dan Aldair Simanca Nyaris Baku Hantam Jelang Lawan Persiba
3. Atur kecepatan berkendara
Saat hujan deras atau hujan badai sebaiknya gunakanlah kecepatan rendah. Hal ini dikarenakan jalan yang sangat licin dan juga terpaan angin yang kencang yang dapat mengakibatkan keseimbangan kita dalam bekendara terganggu.
4. Perhatikan jarak dengan kendaraan lain
Apabila kita berkendara di kondisi cuaca normal/cerah untuk jarak berkendara kita dengan pengendara yang lain dengan kecepatan 30 km/jam sebaiknya 15 meter (jarak minimal).
Namun saat kondisi hujan deras sebaiknya kita perlu menambah jarak aman kita dengan pengendara yang lain sekitar 17 meter. Hal ini agar kita dapat mengantisipasi apabila ada bahaya mendadak. (adv)