Anggaran Rp15 Miliar Diusulkan, Wajah Pasar Wage Purwokerto Bakal Dirombak Total
Rustam Aji February 26, 2026 11:07 AM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO – Harapan warga melihat wajah baru Pasar Wage Purwokerto dalam waktu dekat harus tertunda.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas memastikan proyek strategis revitalisasi Pasar Wage Purwokerto yang semula ditargetkan rampung pada 2026, kini mundur ke tahun 2027 akibat adanya efisiensi anggaran di tingkat pusat dan provinsi.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Dinkop UKM) Banyumas, Gatot Eko Purwadi, mengungkapkan bahwa meskipun secara urgensi Pasar Wage masuk dalam tiga titik prioritas pembangunan di Jawa Tengah, kepastian anggaran sebesar Rp15 miliar masih dalam tahap perjuangan.

"Tahun kemarin pada pembahasan rencana kerja, Pasar Wage masuk prioritas dari tiga titik di Jawa Tengah. Namun, karena ada efisiensi anggaran, pelaksanaannya harus tertunda. Kami harapkan terealisasi di tahun 2027," ujar Gatot kepada media, Selasa (24/2/2026).

Fokus Pembebasan Lahan Sisi Selatan

Sebagai langkah awal sebelum konstruksi besar dimulai, Pemkab Banyumas di bawah arahan Bupati Sadewo memprioritaskan pembebasan lahan di sisi selatan pasar pada tahun 2027.

Baca juga: Ketua DPRD Banyumas Minta Pasar Wage Purwokerto Ditata Jadi Ikon Ekonomi

Lahan yang menghadap langsung ke Jalan Jenderal Soedirman ini direncanakan akan menjadi "wajah" baru Pasar Wage Purwokerto.

SEPI-PASARWAGE-PEDAGANG
PASAR WAGE BLOK B - Penampakan Blok B Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (19/2/2026). Blok B yang berada di sisi utara Pasar Wage belum dilakukan perbaikan, sedangkan yang sisi selatan sudah. (Tribun Banyumas/ Fajar Bahruddin Achmad)

Gatot menjelaskan, lahan tersebut saat ini masih milik perorangan dan segera dilakukan proses appraisal untuk menentukan nilai ganti rugi yang tepat.

Selain perbaikan estetika di bagian depan, fokus perbaikan infrastruktur juga akan menyasar Blok B di sisi utara.

"Sasaran utama adalah perbaikan drainase, pemasangan paving di area yang sering becek, serta pemenuhan sarana prasarana lainnya agar pasar lebih tertata dan menggairahkan aktivitas jual beli," tambahnya.

Baca juga: Ingin Pasar Wage Jadi Ikon Pasar Unggulan, Ketua DPRD Banyumas Desak Pemkab Prioritaskan Penataan

Menjadi Ikon Ekonomi Banyumas

Senada dengan rencana eksekutif, Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Agus Priyanggodo, menekankan pentingnya mengembalikan kejayaan Pasar Wage sebagai ikon ekonomi di Purwokerto.

Hal ini menyusul adanya kekhawatiran dari para pedagang Jalan Vihara yang rencananya akan direlokasi ke area pasar tersebut.

"Kita harus menjadikan Pasar Wage ikon ekonomi yang berkembang di Banyumas. Keramaian pasar adalah tugas bersama. Jika ditata dengan baik, kekhawatiran pedagang akan sepi pembeli bisa terjawab dengan sendirinya," tegas pria yang akrab disapa Mas Nova tersebut.

Melalui revitalisasi Pasar Wage Purwokerto ini, pemerintah berharap stabilitas ekonomi kerakyatan tetap terjaga, mengingat posisi pasar ini yang sangat sentral bagi distribusi barang di wilayah Banyumas dan sekitarnya. (fba)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.