Halaman Kantor DPMPTSP Sumenep akan Direhabilitasi untuk Dukung MPP, Anggaran Rp 1 M Disiapkan
Dwi Prastika February 26, 2026 03:47 PM

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Halaman Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep, Madura, bakal direhabilitasi tahun ini.

Anggaran yang disiapkan mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan.

Untuk penyusunan perencanaan teknis, disediakan anggaran sebesar Rp 74 juta.

Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sumenep, Indra Aprianto mengatakan, prosesnya masih berjalan.

"Sekarang masih perencanaan," katanya, Rabu (25/2/2026).

Indra menjelaskan, perbaikan kantor di Desa Kolor, Sumenep, itu, dilakukan agar halaman kantor lebih tertata dan nyaman.

Kondisi saat ini dinilai kurang representatif dan terkesan tidak terawat.

"Nanti halamannya akan dibuat lebih rapi," tuturnya.

Ia menyebut, anggaran tahun ini lebih besar dibanding tahun sebelumnya karena item pekerjaan yang dilakukan cukup berat.

Selain pengurukan lahan, juga akan dilakukan pemasangan paving di seluruh area.

"Tahun ini dananya sekitar Rp 1 miliar lebih. Besar memang, karena harus uruk dan memasang paving," ungkapnya.

Mal Pelayanan Publik

Tak hanya difungsikan sebagai area parkir kantor DPMPTSP, lahan tersebut juga dirancang untuk mendukung pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP).

Menurut Indra, ke depan kawasan tersebut akan ditata sebagai pusat layanan terpadu dan perkantoran.

Konsepnya, bagian depan dijadikan area kantor, sedangkan area tengah difungsikan sebagai MPP.

Baca juga: MPP Mini di Kecamatan Belum Merata, DPMPTSP Sumenep Akui Terkendala SDM dan Sarana

"Ke depannya lokasi itu akan dijadikan MPP dan perkantoran. Konsepnya di depan itu dijadikan kantor, sedangkan di area tengah ditempati MPP," sebutnya.

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M Muhri mengingatkan agar tahapan perencanaan diselesaikan tepat waktu sehingga proses pengerjaan fisik tidak molor.

"Kita tekankan agar setiap proyek itu harus dimulai lebih awal tahapannya. Kita menginginkan agar proyek itu tidak melulu digarap di akhir tahun," pesannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.