Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Program Serang Mengaji selama bulan suci Ramadan dipastikan berjalan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri, saat berkunjung ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kota Serang, Kamis (26/2/2026).
Serang Mengaji merupakan program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang, Budi Rustandi dan Agis Aulia.
Tujuan utama program tersebut adalah mengentaskan buta aksara Al-Qur’an, khususnya di kalangan generasi muda dan anak-anak.
Baca juga: Safari Ramadan Bahagia Digelar di 29 Kecamatan, Bupati Serang Salurkan Zakat Rp44 Juta per Kecamatan
Dalam kunjungannya, para siswa SMPN 2 Kota Serang terlihat sedang mengaji ayat suci Al-Qur’an sebagai bagian dari penerapan program Serang Mengaji.
Menariknya, program ini tidak hanya diperuntukkan bagi umat Muslim, tetapi juga melibatkan siswa non-Muslim.
Nuri turut menghampiri dan mendengarkan para siswa yang sedang mengaji. Di SMPN 2 Kota Serang tercatat terdapat 33 siswa non-Muslim.
“Saya ingin memastikan bahwa gerakan tadarus di bulan Ramadan ini berjalan dari Dinas Pendidikan dan seluruh satuan pendidikan, baik SMP maupun SD,” ujarnya.
“Alhamdulillah, ternyata Ramadan dan tadarus ini bukan hanya milik Islam. Guru agama Kristen dan Katolik juga sedang mempelajari Alkitab,” sambung Nuri.
Ia menegaskan, Dindikbud Kota Serang mengedepankan konsep pendidikan yang mengayomi seluruh peserta didik sesuai dengan keyakinannya masing-masing.
“Kita ingin memastikan bahwa pendidikan adalah milik semua. Kita tidak diskriminatif, tetapi memberikan konsep dasar yang mengayomi semuanya. Mereka dipersilakan belajar tentang agama dan kitabnya masing-masing,” jelasnya.
SMPN 2 Kota Serang, lanjut Nuri, telah memberikan contoh praktik pendidikan yang menjunjung tinggi toleransi, keberagaman, dan moderasi beragama.
“SMPN 2 dalam konteks itu telah memberikan potret baru bahwa semua agama dipersilakan belajar sesuai keyakinannya. Fasilitas, guru, ruang, dan kitabnya juga disediakan,” ujarnya.
“Inilah potret pendidikan yang menjunjung toleransi, keberagaman, serta moderasi. Komitmen Pak Wali Kota tentang visi besarnya telah kita terjemahkan, salah satunya di SMPN 2 Kota Serang ini,” pungkas Nuri.