Gus Ipul Rencanakan Penambahan Kuota Sekolah Rakyat di Tangerang Selatan, Jumlahnya Capai 300 Siswa
Ahmad Tajudin February 26, 2026 05:01 PM

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengungkapkan rencana penambahan kuota Sekolah Rakyat di Tangerang Selatan. 

Penambahan kapasitas itu diproyeksikan mencapai 300 siswa, seiring rencana penyelesaian pembangunan gedung permanen sekolah tersebut.

Menurut Gus Ipul, saat ini kegiatan belajar mengajar masih berlangsung di gedung sementara yakni di gedung Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Banten, yang berada di Kecamatan Serpong Utara, Tangerang selatan (Tangsel).

Sekolah yang bernama Sekolah Rakyat 33 Tangsel itu saat ini menampung 150 siswa, yang seluruhnya merupakan siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

Namun demikian, kata Gus Ipul, jika gedung permanennta telah selesai dibangun, maka daya tampungnya juga akan diperluas hingga 300 siswa yang terbagi masing-masing 100 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

“Kalau gedung permanennya sudah jadi, kita bisa menambah kapasitas hingga 300 siswa," kata Gus Ipul menjawab pertanyaan TribunBanten.com, usai kegiatan di salah satu gedung pertemuan di Kabupaten Tangerang, Kamis (26/2/2026). 

Baca juga: 300 Guru Sekolah Rakyat Dilatih Susun Laporan Harian di Tangerang, Gus Ipul : Bangun Profesionalisme

"Ini supaya lebih banyak anak yang bisa merasakan manfaat Sekolah Rakyat,” sambungnya.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan program yang berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial dan dijalankan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. 

Menurutnya, kurikulum yang diterapkan tetap mengacu pada kurikulum formal nasional, namun dipadukan dengan sistem boarding school yang menekankan pembinaan karakter.

"Jadi Sekolah Rakyat itu ada pendidikan karakter nya juga, seperti pondok pesantren," tuturnya.

Gus Ipul menegaskan, penambahan kuota siswa Sekolah Rakyat di Tangerang Selatan merupakan bagian dari upaya bertahap memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah, kata dia, akan terus melengkapi kebutuhan sarana dan prasarana agar program Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal.

“Insyaallah pelan-pelan kita penuhi kebutuhannya. Yang penting kualitas tetap dijaga, baik dari sisi guru, kurikulum, maupun fasilitas,” pungkasnya.

Dikabarkan sebelumya, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan sekolah rakyat yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan sejumlah persiapan dalam rangka pembangunan sekolah rakyat di Kota Tangsel.

Namun demikian kata Benyamin, dirinya belum bisa memastikan lokasi pembangunan sekolah rakyat tersebut.

Sebab, persoalan lahan untuk pembangunan sekolah rakyat menjadi tantangan tersendiri bagi Pemkot Tangsel.

 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.