Peluang Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026, PSSI Pusat Mulai Verifikasi Stadion SUSU dan Stadion Teladan
Ayu Prasandi February 26, 2026 06:09 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Pusat melakukan verifikasi terhadap sejumlah stadion dan lapangan sepak bola di Kota Medan dan Sumatera Utara (Sumut).

Langkah ini merupakan bagian dari persiapan menuju ajang Piala AFF U-19 2026 yang direncanakan diikuti 11 negara.

Adapun fasilitas yang ditinjau meliputi Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Madya Atletik Sumatera Utara, Stadion Teladan, Stadion Mini Disporasu, Lapangan Sepak Bola Urban Community Kebun Bunga, serta Lapangan Cadika.

Exco PSSI Pusat, Arya Sinulingga, menjelaskan bahwa secara umum fasilitas utama sudah dalam kondisi baik. Namun, terdapat beberapa catatan yang harus segera dibenahi, terutama pada kualitas rumput lapangan.

“Ya, kita melaporkan memang perlu ada perbaikan-perbaikan, khususnya rumput dan beberapa hal teknis lainnya. Tapi secara umum fasilitas utama sudah oke. Fokus utama saat ini adalah pembenahan rumput agar sesuai standar,” ujar Arya kepada Tribun Medan. 

Menurut Arya, kesiapan lapangan latihan juga menjadi perhatian penting mengingat turnamen ini akan diikuti 11 negara.

Setiap tim peserta membutuhkan fasilitas latihan yang layak dan memenuhi standar internasional.

Ia menyebutkan, Stadion Madya Atletik Sumut dan Stadion Mini Disporasu direncanakan sebagai lokasi latihan.

Selain itu, opsi penggunaan Stadion Teladan sebagai venue, serta lapangan di Kebun Bunga dan Cadika juga tengah dipertimbangkan untuk mengakomodasi kebutuhan seluruh peserta.

“Mau tidak mau harus ada minimal dua lapangan untuk venue, serta lapangan latihan tambahan karena ada 11 negara. Kita sedang melihat apakah semua siap dan apa saja tahapan perbaikannya. Mudah-mudahan dalam waktu sepekan ini sudah ada kepastian,” jelasnya.

Arya juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut untuk persiapan sejumlah venue yang dibutuhkan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, Pemprov Sumut telah berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi teknis yang diberikan PSSI Pusat.

“Kemarin saya sudah komunikasi dengan Dispora Sumut, dan mereka komit untuk mengerjakan sesuai rekomendasi dari PSSI. Jadi sekarang tinggal tahapan-tahapan berikutnya yang harus kita sepakati bersama,” katanya.

Arya menyebutkan, PSSI Pusat juga berencana berkoordinasi dengan Wali Kota Medan guna memastikan dukungan penuh dari pemerintah kota, terutama terkait kesiapan Stadion Teladan dan lapangan pendukung lainnya.

Sementara itu, untuk ajang U-17, Arya mengakui peluang Sumut menjadi tuan rumah sudah tidak memungkinkan karena waktu persiapan yang terlalu mepet. 

“Kalau U-17 sudah tidak terkejar karena waktunya Maret. Stadion Teladan juga belum siap. Jadi kemungkinan besar kita fokus ke U-19,” tegasnya.

Dengan proses verifikasi yang terus berjalan, PSSI Pusat berharap seluruh tahapan perbaikan dapat segera dirampungkan agar Sumatera Utara benar-benar siap menjadi tuan rumah turnamen internasional tersebut.

Kepastian akhir dijadwalkan akan ditentukan dalam waktu dekat setelah seluruh rekomendasi teknis dievaluasi.

Seperti diketahui sebelumnya, Indonesia kembali dipercaya sebagai penyelenggara dua turnamen kelompok usia paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut. Ajang ASEAN U-17 Championship 2026 direncanakan berlangsung pada 11–23 April 2026, sementara ASEAN U-19 Championship 2026 dijadwalkan digelar pada 1–14 Juni 2026.

Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah menegaskan kepercayaan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) terhadap kesiapan infrastruktur dan penyelenggaraan sepak bola nasional.

Meski jadwal pertandingan sudah ditetapkan, hingga kini PSSI belum mengumumkan secara resmi provinsi atau kota yang akan menjadi tuan rumah.

Dalam situasi inilah, Sumatera Utara mulai menguat sebagai salah satu kandidat utama, mengingat daerah ini memiliki pengalaman menggelar turnamen berskala nasional serta memiliki basis suporter yang kuat.

Namun, untuk bisa menjadi tuan rumah, Sumatera Utara harus memiliki dua stadion yang layak dan memenuhi standar internasional. Saat ini, baru satu stadion yang dinilai representatif, yakni Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU) Sport Center di Desa Sena, Kabupaten Deli Serdang.

Sementara itu, stadion kedua yang diharapkan bisa menjadi venue pendukung adalah Stadion Teladan Medan, yang selama ini identik sebagai markas PSMS Medan. Sayangnya, stadion tersebut masih dalam tahap revitalisasi dan belum ada kepastian kapan akan rampung sepenuhnya.

(Cr29/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.