TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Firmansyah, korban kebakaran di Jalan Andalas Timur, Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, kini terpaksa tidur di tenda pengungsian setelah kehilangan tempat tinggalnya.
Diketahui kebakaran ini menghanguskan satu unit rumah dan tiga petak kontrakan. Lokasi kejadian hanya berjarak 83 meter dari Masjid At Taqwa.
Kebakaran terjadi pada Rabu (25/2/2026) pukul 09.30 WIB. Kejadian itu membuat para korban tidak punya tempat untuk tinggal.
Pasca kejadian itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan bantuan tenda untuk korban kebakaran.
Baca juga: Bangkit dari Musibah, Sherly Sewa Kontrakan Usai Rumahnya Dilalap Api di Andalas Padang
Tenda tersebut didirikan agar dapat ditempati para korban terdampak musibah kebakaran sementara waktu.
Lokasi tenda tersebut berada di depan kontrakan, berwarna putih dan bertuliskan BPBD dengan tulisan hitam.
Firmansyah, mengatakan usai rumahnya dilalap si jago merah, pada malamnya ia tidur di dalam tenda bersama dua kerabatnya.
Dirinya terpaksa bermalam di dalam tenda pengungsian semenatara waktu. Padahal saat ini sedang dalam suasana Ramadan.
Baca juga: Arus Lalin di Sitinjau Lauik Macet Panjang, Dipicu Truk Patah Gardan di Pendakian Tunggua
"Karena kondisi darurat, saya sama adik sepupu tidur di sini bertiga," ungkapnya, memberikan keterangan di dalam tenda bantuan tersebut, Kamis (26/2/2026).
Alasan Firmansyah tidur di dalam tenda lantaran ingin memastikan barang-barang sisa kebakaran aman.
Sebab kata Firmansyah, ia takut barang-barang sisa kebakaran di rumahnya dicuri oleh maling.
Di sisi lain, untuk tempat tinggal sementara, ia dan keluarga sudah menyewa sebuah kontrakan di dekat lokasi kebakaran.
Baca juga: Harga Pangan di Pasar Raya Padang: Telur Ayam Merangkak Naik, Cabai dan Bawang Justru Terjun Bebas
"Di sini tempatnya rawan, makannya saya tidur di sini bersama dua orang adik saya, biar tidak ada yang masuk," sebutnya.
Akan tetapi ia mengaku tidak selamanya tinggal di dalam tenda darurat tersebut.
Setelah barang-barang sisa kebakaran di rumahnya dipindahkan, Firmansyah berencana pindah ke kontrakan.
"Tak lama juga tidur di sini, palingan beberapa hari malam, nanti pindah ke kontrakan, meski menyewa," tambahnya.
Korban kebakaran di Jalan Andalas Timur, Rt 01/Rw 05, Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, terpaksa puing-puing rumah yang tersisa usai si jago merah mengamuk pada Rabu (25/2/2026).
Saat dalam suasana Ramadan 1447 Hijriah atau 2026, musibah yang tidak dikehendaki datang secara tiba-tiba hingga membuat kaget masyarakat di kawasan Jalan Andalas Timur.
Kebakaran menghanguskan satu unit rumah dan tiga petak rumah kontrakan yang berada di dekat Masjid At Taqwa.
Lokasi kebakaran hanya berjarak sekitar 83 meter dari titik kebakaran. Beruntung api dapat dipadamkan oleh petugas Damkar Kota Padang.
Baca juga: Nekat Curi Motor Honda PCX, Pria Inisial MF Diringkus Polisi di Bandar Buat Padang
Camat Padang Timur, Diko Eka Putra, menyebutkan bahwa para korban akan mempati sisa bangunan yang masih bisa ditempati usai dilahap si jago merah.
"Alhamdulillah, korban kebakaran untuk sementara tinggal di sisa rumahnya. Sebagian mengungsi ke rumah tetangga," ujar Diko Eka Putra, kepada TribunPadang.com, malam.
Diko menyebutkan para korban telah mendapatkan bantuan dari kecamatan dan Dinas Sosial Kota Padang berupa seminar kids.
"Terdapat juga bantuan berupakan makanan. Kita memberikan 15 nasi bungkus untuk berbuka puasa," kata Diko.
Dikarenakan musibah kebakaran terjadi dalam suasana Ramadan, akan disediakan 15 nasi bungkus untuk menu sahur.
Korban kebakaran di Jalan Andalas Timur, Rt 01/Rw 05, Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, diberikan Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Rabu (25/2/2026).
Diketahui kebakaran ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, menghanguskan satu unit rumah utama dan tiga petak kontrakan.
Kemudian terdapat satu unit sepeda motor jenis Honda CS 1 mengalami kerusakan ringan.
Proses pemadaman dibantu oleh petugas dari Dinas Pemadam (Damkar) Kota Padang, dengan mengerahkan sebanyak enam unit armada.
Baca juga: Update Kebakaran Rumah dan Kontrakan di Andalas Padang, Polisi: Api Membesar dari Kamar Anak Korban
Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 10.35 WIB. Dan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut.
Camat Padang Timur, Diko Eka Putra, menyebut bahwa akan mecarikan lokasi atau tempat menginap sementara waktu untuk para korban kebakaran.
"Untuk tindakan awal dari kami, kita akan memikirkan dimana para korban ini akan menginap untuk sementara waktu. Apalagi saat ini dalam suasana Ramadan," ujarnya.
Baca juga: Kejar Legalitas Lahan Huntap dan Sekolah Rakyat, Pemko Padang Minta ATR/BPN Percepat Sertifikasi
Untuk bantuan, kata dia, akan ada dari kecamatan dan diantarkan oleh Dinas Sosial Kota Padang.
Kemudian korban kebakaran akan mendapatkan bantuan sosial tidak terduga senilai Rp15 juta.
"Kemungkinan maksimal bantuan yang akan diberikan Rp15 juta," ujar Diko Eka Putra.
Update kebakaran rumah dan kontrakan di Jalan Andalas Timur, Rt 01/Rw 05, Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Rabu (25/2/2026). Petugas kepolisian masih melakukan identifikasi penyebab kebakaran.
Diketahui kebakaran ini hanya berjarak sekitar 82 meter dari Masjid At Taqwa, di Jalan Andalas Timur Raya, Andalas.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, menghanguskan sebanyak satu rumah dan tiga petak kontrakan.
Selain itu, terdapat satu unit sepeda motor jenis Honda CS1 mengalami rusak ringan.
Baca juga: Turis Asal Belanda Laporkan Dugaan Pungli di Pantai Padang, Kasus Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut.
Pantauan TribunPadang.com terlihat petugas kepolisian dari Polsek Padang Timur dan Polresta Padang berada di lokasi kejadian.
Sedangkan api telah berhasil dipadamkan oleh petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang.
Kanit Binmas Polsek Padang Timur, Iptu Khasril, mengatakan bahwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.
Baca juga: Satu Rumah dan Tiga Petak Kontrakan Hangus Terbakar di Andalas Padang, Kerugian Capai Rp800 Juta
Namun, pihaknya belum mengetahui asal api sehingga menyebabkan terbakarnya rumah dan kontrakan di lokasi tersebut.
" Asal api belum diketahui, dimana saksi hanya melihat api sudah membesar," ujar Iptu Khasril.
Untuk mencari tahu penyebab kebakaran, pihaknya telah memasang garis polisi.
Kemudian, tim identifikasi dari Polresta Padang akan melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.
Baca juga: Heboh Pungli di Pasar Raya Fase VII, Dinas Perdagangan: Bangunan Belum Resmi Milik Pemko
Berdasarkan keterangan saksi atau korban di lapangan, Iptu Khasril menyebutkan api terlihat sudah membesar di kamar anaknya dan merembet ke bangunan lainnya.
"Api terlihat dari kamar anaknya. Untuk selanjutnya akan dilakukan identifikasi, mudah-mudahan nanti akan dapat dikatehui asal apinya," ujarnya.
Saat kejadian, Khasril menyebut satu anak sempat dinyatakan hilang saat terjadinya kebakaran.
Setelah dilakukan pencarian, dan ternyata bersembunyi di toko bangunan.
"Anak tersebut selamat dan saat ini sudah bersama dengan orang tuanya," pungkasnya.
Kebakaran hebat menghanguskan sejumlah bangunan di kawasan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Rabu (25/2/2026). Meski tidak ada korban jiwa, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang memperkirakan kerugian materiil menembus angka Rp800 juta.
Diketahui kebakaran ini hanya berjarak sekitar 82 meter dari Masjid At Taqwa, di Jalan Andalas Timur Raya, Andalas.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, menghanguskan sebanyak satu rumah dan tiga petak kontrakan.
Selain itu, satu unit sepeda motor jenis Honda CS1 warna hitam mengalami rusak ringan.
Baca juga: Dugaan Pungli Fase VII, Wawako Padang Tegaskan Tak Ada Pungutan Resmi, Oknum Diminta Ditindak Tegas
Kasi Ops Damkar Padang, Sutopo, mengatakan kerugian dari kebakaran diperkirakan hampir menyentuh Rp1 miliar.
"Kerugian dari kebakaran kurang lebih Rp800 juta," ungkapnya saat memberikan keterangan.
Ia menjelaskan, bahwa pihaknya mendapatkan laporan kebakaran sekira pukul 09.43 WIB.
Kronologinya bermula dari saksi bernama Eng Sulfa melihat percikan api dan asap dari arah salah satu rumah, kemudian melaporkan ke Damkar Padang.
Baca juga: Heboh Pungli di Pasar Raya Fase VII, Dinas Perdagangan: Bangunan Belum Resmi Milik Pemko
Tak menunggu lama, sebanyak enam armada dengan total 80 personel langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
"Armada tiba di lokasi sekira pukul 09.47 WIB, dan api berhasil dipadamkan 10.35 WIB," pungkasnya.
Pemadaman sempat mengalami kendala, lantaran lokasi kebakaran berada di daerah padat perumahan, ramai masyarakat dan akses jalan sempit.
Kendati demikian, api tetap berhasil dipadamkan. Selain Damkar Padang, di lokasi juga terdapat perangkat lurah Andalas, Satpol PP, PMI, PLN, Polisi dan TNI.
Sementara akibat kebakaran, Damkar Padang mencatat satu rumah dan tiga petak kontrakan rusak berat.
"Sedangkan kendaraan roda dua hanya rusak ringan. Untuk luas area terbakar mencapai 500 meter persegi," tambahnya.
Korban kebakaran rumah dan tiga petak kontrakan di Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, mendengar letusan terlebih dahulu dari dalam kamar sebelum api melahap bangunan.
Pernyataan ini disampaikan oleh korban kebakaran, Sherly saat ditemui TribunPadang.com usai kebakaran, Rabu (25/2/2026).
Saat itu kata Sherly, posisinya berada di dalam kamar rumah bersama anak dan anak kakak iparnya.
Tiba-tiba terdengar bunyi letusan, saat dicek keluar kamar, api sudah membesar dan membakar bangunan.
"Kejadiannya sekira pukul 09:30 WIB, saya di dalam kamar, lalu mendengar letusan, setelah dicek keluar api sudah besar," ungkapnya saat memberikan keterangan.
Baca juga: Stok Beras di Sumbar Aman Jelang Lebaran, Bulog Serap Seribu Ton Beras Lokal Milik Petani
Saat letusan terjadi, Sherly juga mendengar bunyi seperti 'kerupuk digoreng'. Bahkan ibu Sherly juga berteriak jika terjadi kebakaran.
Melihat api membesar dan teriakan ibunya, Sherly langsung menyelamatkan anak-anaknya. Total, tiga anak berhasil dibawa keluar.
Akan tetapi, untuk anak kedua Sherly tidak diketahui keberadaannya saat kebakaran terjadi.
"Saya langsung menyelamatkan anak keluar, namun yang anak kedua tak tahu posisinya di mana. Bahkan sempat masuk kembali ke rumah untuk mencari dan menyelamatkan surat-surat berharga," ucapnya.
Saat ingin keluar rumah, ia mencium bau kabel terbakar. Ia lantas memprediksi kebakaran bermula dari meteran listrik, sebab api muncul dari sana.
Baca juga: Dikira Terjebak Api, Anak Sherly Ternyata Sembunyi di Toko Bangunan Saat Kebakaran di Andalas Padang
Sherly juga menjelaskan jika meteran tersebut baru diganti sekitar enam bulan lalu oleh petugas PLN.
"Apinya terlihat di sana, sudah besar di meteran," pungkasnya.
Seorang anak sempat dinyatakan sebagai korban kebakaran rumah dan tiga kontrakan di Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Rabu (25/2/2026) sekira pukul 09:30 WIB.
Lokasi kebakaran tersebut, berada dekat dengan Masjid Taqwa di Andalas. Selain itu, kebakaran terjadi di depan Citra Swalayan di Jalan Andalas.
Pantauan TribunPadang.com sekira pukul 10:07 WIB, terlihat lima kendaraan Damkar Kota Padang berjejer di lokasi untuk memadamkan api.
Masyarakat juga ramai menyaksikan kebakaran rumah dan tiga petak kontrakan tersebut. Namun api terlihat sudah berhasil dipadamkan Damkar Padang.
Namun asap sisa kebakaran masih terlihat saat TribunPadang.com di lokasi. Damkar terus menyemprotkan air ke bagian tersebut.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Mentawai Rabu 25 Februari 2026: Dini Hari Berpotensi Hujan Ringan
Pendinginan di titik lainnya juga dilakukan Damkar, agar memastikan bara api tidak lagi hidup setelah pemadaman.
Di sisi lain, tampak korban kebakaran menangis, panik, bahkan ada yang pingsan melihat rumah dan kontrakannya dilalap si jago merah.
Bahkan, terlihat juga korban kebakaran mencari seorang anak, diduga tertinggal di dalam rumah saat api tengah melahap bangunan.
Sempat juga dinyatakan oleh masyarakat sekitar bahwa anak korban kebakaran belum ditemukan, sehingga para keluarganya mencari ke dalam rumah.
Di bawah reruntuhan seng, terlihat keluarga dari anak tersebut mengecek. Proses pencarian juga dibantu Damkar.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Bukittinggi Hari Ini, Rabu 25 Februari 2026: Cerah Berawan Seharian
Kurang lebih setengah jam mencari, pencarian akhirnya membuahkan hasil. Namun bukan ditemukan di dalam rumah dan kontrakan terbakar, melainkan di sebuah toko bangunan.
Toko bangunan ini berada di samping rumah dan kontrakan yang terbakar. Hingga akhirnya, sang ibu yang bernama Sherly langsung berlinang air mata dan memeluknya erat.
Setelah itu, sang ibu terlihat membawa anaknya ke rumah tetangga sekitar untuk menenangkan sembari berteduh.
Di sana, masyarakat juga ramai menyaksikan di bagian dalam rumah hingga luar.
Sherly mengatakan anaknya sempat dinyatakan menjadi korban kebakaran rumah dan kontrakan tersebut.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Padang Rabu 25 Februari 2026: Cerah Berawan Seharian
Bahkan ia mengaku panik dan histeris kehilangan sang anak saat api membakar rumahnya dan kontrakan di sekitar.
Saat kebakaran, tiga anaknya berhasil ia larikan ke luar rumah, tetapi untuk satu anak tertinggal di bagian dalam.
"Tadi api sudah membesar tak sempat menyelamatkan anak kedua saya, bahkan sudah dicari ke dalam rumah usai kebakaran tidak bertemu. Akhirnya karyawan toko bangunan mengabarkan kalau anak saya bersembunyi di sana, Alhamdulillah selamat," ucapnya dengan penuh rasa syukur.
Setelah selesai memberikan keterangan, Sherly langsung terlihat lemas dan langsung dibantu oleh keluarganya ke dalam rumah tetangga.
Wajahnya terlihat pucat lantaran mengenang kejadian tersebut, bahkan sang anak juga sempat dinyatakan sebagai korban.
Sebuah rumah dan kontrakan dilalap si jago merah di Andalas, berdekatan dengan Masjid Taqwa, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Rabu (25/2/2026).
Informasi kebakaran dihimpun TribunPadang.com sekira pukul 09:45 WIB dan langsung bergegas ke lokasi.
Setibanya di lokasi sekira pukul 10:07 WIB, terlihat lima armada Damkar Kota Padang sudah berada di lokasi.
Tampak juga masyarakat sangat ramai menyaksikan pemadaman yang dilangsungkan oleh Damkar Kota Padang.
Di lokasi terbakar, api terlihat sudah berhasil dipadamkan, namun proses pendinginan hingga sekarang masih berlangsung.
Baca juga: Hanya Rp8 Ribu, Kini Warga Solok Selatan Bisa ke Kerinci Naik Damri, Cek Jadwal Lengkapnya Di Sini
Selain itu, kebakaran yang terjadi hanya menyisakan bagian dinding bangunan, sementara untuk tiang dari kayu hangus dilalap si jago merah.
Atap dari seng kontrakan dan rumah juga jatuh ke bawah, karena kayu penyangga sudah hangus terbakar. Sehingga atap bertumpukan di bagian depan rumah.
Masyarakat, Gunawan mengatakan informasi kebakaran ia dengar dari teriakan tetangga sekira pukul 09:30 WIB.
Saat itu, posisinya berada di dalam rumah sedang duduk. Namun mendengar teriakan kebakaran dari tetangga ia langsung bergegas ke luar rumah.
Baca juga: Gaji UMR Wajib Zakat? Simak Aturan Baru BAZNAS 2026, Cek Batas Minimal Penghasilan Anda
Ternyata, kebakaran terjadi di belakang kiri rumahnya, posisinya sangat berdekatan. Namun beruntung, tidak terdampak.
"Tahunya dari teriakan tetangga, saya sedang duduk di dalam rumah, langsung keluar, ternyata api sudah menyala di bagian dalam rumah beserta asap tebal," ungkapnya saat di lokasi kebakaran.
Melihat api semakin membesar, ia sempat mengeluarkan barang-barang perabotan di dalam kontrakannya.
Namun, beruntung Damkar Padang segera datang dan langsung memadamkan api. Kurang lebih kata Gunawan, api melahap rumah tersebut hanya dalam waktu 30 menit.
"Setengah jam sudah habis dibakar api, tadi juga sempat mengamankan barang-barang keluar kontrakan," tambahnya.(*)