Kondisi jalan kabupaten penghubung Desa Sekotong Timur dengan Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, tampak memprihatinkan. Padahal jalan tersebut menjadi akses utama dan tercepat masyarakat menuju jalur utama. Jalan itu juga menjadi jalur alternatif turis menuju destinasi wisata Kuta Mandalika, Lombok Tengah.
Pantauan detikBali di lokasi, Rabu (25/2/2026), permukaan jalan dipenuhi lubang dengan kedalaman bervariasi. Sejumlah titik tergenang air, membuat pengendara harus memperlambat laju kendaraan dan mencari celah aman untuk melintas.
Kini, suasana di jalan tersebut terlihat lebih sepi karena jembatan penghubung yang biasa dilewati pengendara putus diterjang arus sungai.
Jalan tersebut diketahui menjadi jalur terdekat menuju Kuta Mandalika dari sejumlah gili (pulau) di Sekotong. Turis asing pun dikabarkan kerap melintasi jalan tersebut. Namun, ironisnya kondisi aspal yang rusak justru menyambut mereka di sepanjang perjalanan.
"Biasanya turis lewat sini, konvoi mereka kadang," kata warga setempat, Rohidi, saat ditemui di lokasi.
Jalan penghubung Desa Taman Baru dengan Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, putus diterjang longsor, Rabu (25/2/2026). (Istimewa)
|
Rohidi menuturkan turis tetap melewati jalan tersebut meski kondisinya rusak dan berlubang. Akan tetapi, beberapa hari terakhir mereka sudah tidak pernah melintas karena mengetahui jembatan penghubung jalan tersebut putus.
"Ya sekarang kan mana turis-turis itu ke sini, karena mereka lihat kemarin jembatannya putus," kata dia.
Sementara itu, Kepala Desa Sekotong Timur, Marwan Hakim, menuturkan para turis kerap diarahkan oleh Google Maps, sehingga akhirnya terbiasa melewati jalan tersebut.
"Itu kan sebenarnya jalur terdekat dari Gili Mas menuju Kuta Mandalika atau Lombok Tengah. Turis-turis itu pakai maps terus diarahkan ke sini," ujarnya.
Marwan berharap jalan tersebut bisa diperbaiki tahun ini. Menurutnya jalan tersebut adalah satu-satunya akses terdekat yang bisa dilalui ribuan warga di tiga desa menuju jalur utama.








