Nyepi Bersamaan dengan Mudik Lebaran 2026, Pelabuhan Ketapang Banyuwangi akan Ditutup 2 Hari
Dwi Prastika February 26, 2026 09:45 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNMADURA.COM, BANYUWANGI - Perayaan Hari Raya Nyepi 2026 bersamaan dengan momen angkutan mudik Lebaran 2026.

Penyeberangan lintas Jawa-Bali rencananya akan ditutup selama dua hari saat perayaan Hari Raya Nyepi 2026.

Penutupan akan berlangsung pada 18-19 Maret 2026.

Berbagai persiapan tengah disusun untuk mengindari potensi kemacetan di lintas yang menghubungkan Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk di Bali itu.

Executive Director RegionalIII ASDP, Lutfi Pratama Adi Subarkah mengatakan, penutupan total diberlakukan pada tanggal 19 Maret, tepat di Hari Raya Nyepi.

"Sementara untuk 18 Maret, (penutupan pelabuhan) sifatnya masih kondisional," ujar dia, Kamis (26/2/2026).

Pada tanggal 18 Maret, pihak ASDP masih akan menyelesaikan penyeberangan kendaraan yang sudah terlanjur berada di Pelabuhan Gilimanuk dan siap menyeberang ke Jawa.

Setelah tuntas, penyeberangan akan ditutup.

Pihak ASDP memperkirakan, puncak arus mudik Lebaran di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk bakal terjadi sebelum penutupan berlangsung.

Baca juga: Sepi Aktivitas, Keberadaan Pelabuhan Dungkek Sumenep Diminta Dikaji Ulang

Kondisi tersebut merujuk pada arus mudik Lebaran 2025.

Pada saat itu, pelabuhan juga sempat ditutup untuk menghormati perayaan Hari Raya Nyepi.

Penutupan juga terjadi menjelang Idulfitri.

Siapkan Sejumlah Skema

Untuk meminimalisir kemacetan saat arus mudik mendatang, ASDP dan instansi terkait akan menyiapkan beberapa skema.

Satu di antaranya, penyediaan titip buffer zone di dua wilayah pelabuhan.

Baca juga: Jadwal Resmi Cuti Bersama Lebaran 2026 untuk Mudik dan Aturan WFA 12 Hari

Buffer zone di Pelabuhan Ketapang akan berada di Grand Watudodol, Terminal Sritanjung, Jalur Lingkar, dan Dermaga Bulusan.

Sementara buffer zone di Pelabuhan Gilimanuk ditempatkan di UPPKB Cekik, Terminal Kargo, dan Terminal Bus Gilimanuk.

Buffer zone akan menjadi tempat pemberhentian sementara kendaraan apabila area parkir di dalam pelabuhan telah penuh.

Dengan demikian, antrean diharapkan tak terjadi di jalur utama yang bisa menyebabkan kemacetan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.