Pengemudi Calya yang Ugal-ugalan di Jalan Gunung Sahari Ternyata Pakai Pelat Palsu, Berpelat Asli B
Vivi Febrianti February 26, 2026 10:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Mobil Toyota Calya hitam yang melawan arah di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, ternyata menggunakan pelat nomor palsu saat kejadian.

Polisi mengungkapkan, kendaraan tersebut sebenarnya berpelat asli wilayah Jakarta (B) dan di dalamnya ditemukan empat tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) berbeda serta dua senjata tajam.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengonfirmasi saat dikemudikan oleh Hafiz Mahendra (25) pada Rabu (25/2/2026), mobil tersebut menggunakan pelat nomor palsu. 

"Informasi dari pengendara itu adalah mobil dari kakaknya. Sampai saat ini pengendara belum menyampaikan maksud dari pelat nomor yang ada banyak di dalam mobil," ujar Roby kepada wartawan di Kantor Polsek Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2026). 

"Kalau dari penyesuaian nomor angka dan nomor mesin, mobil tersebut adalah mobil dari daerah Jakarta. Yang aslinya (plat nomor) B," lanjutnya.

Menurut Roby, dari empat pelat nomor yang ditemukan di dalam mobil, satu di antaranya merupakan pelat asli.

Sementara tiga lainnya diduga palsu. 

Salah satu pelat palsu yang digunakan HM saat kejadian adalah D-1640-AHB. 

Selain pelat nomor, polisi juga menemukan dua senjata tajam dan satu senjata api mainan di dalam mobil. 

Barang-barang tersebut ditemukan di bagian dashboard serta bagasi belakang. 

"Karena ketika dia menggunakan mobil atau meminjam mobil, itu (plat nomor) itu sudah ada di dalamnya. Termasuk dengan senjata tajam dan senjata mainan," jelas Roby. 

"Kalau dari pengakuannya, senjata mainan dan senjata tajam itu dia tidak mengetahui ada di dalam kendaraan. Namun tentu saja penyampaiannya harus kita dalami lebih lanjut," 

Polisi masih mendalami keterangan HM terkait kepemilikan pelat nomor dan senjata yang ditemukan. 

Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan, ditemukan empat TNKB berbeda di dalam mobil tersebut saat dilakukan penggeledahan. 

"Saat kejadian memang pengendara tidak sendiri, ada satu penumpang wanita bersamanya. Dan kita langsung melakukan penggeledahan di dalam mobil yang digunakan oleh pengendara, didapati ada empat buah atau empat pasang TNKB (plat nomor) berlainan," ujar Komarudin dalam video yang dibagikan Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis.

Pada kesempatan terpisah, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Kronologi kejadian 

Peristiwa itu viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @lintasjakartaupdate. 

Dalam video yang beredar, mobil tampak melaju kencang melawan arus di jalan yang sedang padat kendaraan. 

Kendaraan tersebut sempat menyerempet sejumlah mobil dan sepeda motor sebelum akhirnya berhenti karena dikejar massa dan petugas kepolisian. 

Menurut Reynold, mobil tersebut dikemudikan pria asal Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berinisial HM, dan membawa satu penumpang perempuan.

Reynold mengungkapkan, peristiwa bermula ketika kendaraan dengan pelat nomor D-1640-AHB diduga menggunakan pelat palsu sehingga diberhentikan polisi sekitar pukul 17.00 WIB. 

"Mobil dengan nomor polisi D-1640-AHB diduga menggunakan nomor pelat palsu, sehingga diberhentikan oleh dua polisi lalu lintas yang bertugas," ujar Reynold kepada wartawan di Kantor Polsek Tanah Abang, Rabu malam.

"HM takut dan melarikan diri lalu masuk ke Jalan Gunung Sahari dan melaju melawan arah dari arah selatan ke utara di jalan Bungur Besar," lanjut dia. Kemudian, di simpang Bungur, mobil belok kiri melawan arah ke barat. 

Sesampainya di simpang empat Menara Bidakara Alfa Land (MBAL), mobil kembali lurus melawan arah di Jalan Pos.

Selanjutnya, mobil berputar arah di simpang empat MBAL dan kembali belok kiri melawan arus di Jalan Gunung Sahari.

"Di situ mobil terlibat kecelakaan dengan kendaraan sepeda motor," tutur Reynold.

Akibat kejadian tersebut, satu perempuan terluka karena terserempet mobil.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. 

Sementara itu, satu sepeda motor milik warga mengalami kerusakan pada bagian depan dan bodi samping kanan.

Mobil Toyota Calya tersebut juga mengalami kerusakan pada bodi samping kanan serta kaca belakang yang pecah.

Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/02/26/19444561/pakai-pelat-palsu-calya-lawan-arah-di-gunung-sahari-berpelat-asli-b

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.