TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Debit air sungai di wilayah Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kembali mengalami kenaikan pada Kamis, (26/2/2026) malam.
Air dilaporkan mulai naik ke badan jalan dan mengganggu aktivitas warga Mansalong dan sekitarnya.
Kepala Sub Bidang Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan Hasanuddin menyampaikan, Tinggi Muka Air (TMA) yang sebelumnya berada di level 9,8 meter, kini terpantau meningkat menjadi 9,9 meter.
Kenaikan ini memicu kekhawatiran masyarakat, terutama warga yang bermukim di bantaran sungai dan wilayah rendah.
Sejumlah titik di Mansalong dilaporkan mulai tergenang. Air bahkan terlihat merambat ke ruas jalan utama sehingga memperlambat arus lalu lintas.
Warga pun mulai melakukan langkah antisipasi dengan mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Baca juga: 10 Kecamatan di Kabupaten Nunukan Dilanda Banjir, Wilayah Sembakung Ketinggian Air Capai 1 Meter
"Kami terus memantau perkembangan air. Tadi masih 9,8 meter, sekarang sudah 9,9 meter," kata Hasanuddin.
"Situasi di Mansalong saat ini masih dalam kondisi waspada. Jika debit air terus meningkat, tidak menutup kemungkinan genangan akan semakin meluas," pungkasnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap siaga, memantau informasi resmi dari aparat setempat, serta segera melapor apabila terjadi peningkatan debit air yang signifikan.
(*)
Penulis: Fatimah Majid