Satu bahasan berita/artikel yang tak luput dari detikEdu adalah ulasan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sepintar seperti remeh, namun jika kita melihat sebaran dan kuantitasnya, nyaris tiap kelurahan/desa di Indonesia ini, pasti ada PAUD.
Dengan ke-massif-annya tersebut, yang remeh ini tak boleh dipandang sebelah mata. Termasuk terkait penilaian pembelajaran terhadap anak didik PAUD; Penilaian tidak dimaknai kegiatan administratif semata, melainkan proses sistematis mengumpulkan dan mengolah informasi mengenai pertumbuhan, perkembangan, serta capaian belajar anak.
Dalam konteks tersebut, maka penilaian harus berangkat dari aktivitas keseharian anak, dilakukan secara berkelanjutan, objektif, dan menyeluruh, sehingga mampu menggambarkan kondisi anak secara utuh.Secara konseptual, penilaian PAUD mencakup berbagai aspek perkembangan. Terutama meliputi nilai agama dan moral, kognitif, bahasa, fisik motorik, serta sosial emosional.
Penilaian dilakukan melalui kegiatan observasi, pencatatan, dokumentasi, dan pelaporan yang terintegrasi dengan perencanaan pembelajaran. Karenanya, proses penilaian seharusnya telah dirancang sejak guru menyusun perencanaan harian atau modul ajar, bukan dilakukan secara mendadak di akhir periode pembelajaran. Menilik hal tersbebut, data hasil penilaian harian kemudian diolah secara mingguan, bulanan, hingga menjadi laporan perkembangan anak yang bersifat naratif maupun berbasis daftar cek.
Dalam konteks kebijakan, penilaian PAUD juga dipengaruhi dinamika kurikulum, khususnya hubungan antara Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka menempatkan penilaian sebagai sarana untuk memantau capaian pembelajaran dan penguatan profil Pelajar Pancasila, dengan penekanan pada dasar literasi, numerasi, serta pembelajaran yang bermakna melalui bermain. Di dalamnya, ada fleksibilitas perencanaan dan penilaian memberi ruang bagi guru untuk berinovasi, tanpa kehilangan arah pengembangan anak secara esensial.
Pembahasan mengenai prosedur dan proses penilaian pembelajaran anak usia dini diawali dengan penegasan bahwa penilaian tidak dapat dipisahkan dari kepentingan peserta didik, orang tua, dan lembaga pendidikan. Penilaian berfungsi sebagai sarana memahami kebutuhan anak secara menyeluruh, sekaligus menjadi dasar pengambilan keputusan pendidikan yang tepat.
Bagi anak, penilaian membantu memastikan bahwa proses tumbuh kembang berlangsung sesuai tahap usia. Bagi orang tua, penilaian memberikan informasi objektif mengenai kondisi perkembangan anak, sementara bagi lembaga, penilaian menjadi instrumen akuntabilitas layanan pendidikan.
Buku ini ditulis tiga akademisi yang memiliki latar belakang kuat di bidang PAUD. Masnipal dikenal sebagai dosen senior dan penulis rujukan utama penilaian PAUD dengan pengalaman panjang dalam pendidikan dan pembinaan guru. Dinar Nur Inten berkontribusi melalui perspektif literasi keluarga, kurikulum, dan riset pembelajaran anak usia dini. Sementara Arif Hakim menekankan penguatan nilai agama dan moral dalam pendidikan anak usia dini melalui riset dan pengabdian masyarakat. Kolaborasi ketiganya menjadikan buku ini relevan sebagai panduan akademik sekaligus praktis bagi mahasiswa, guru, dan pemerhati PAUD.
Penilaian Lintas Aspek
Penilaian perkembangan anak PAUD juga berfungsi mendeteksi capaian dan hambatan pada berbagai aspek, seperti fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial, dan emosional. Apabila ditemukan keterlambatan aspek tertentu, hasil penilaian dapat menjadi dasar pemberian intervensi atau tindak lanjut yang sesuai. Oleh karena itu, deteksi dini tumbuh kembang anak merupakan bagian esensial dalam pendidikan anak usia dini dan tidak dapat dilakukan tanpa sistem penilaian terencana.
Tahap awal dalam prosedur penilaian adalah tahap persiapan. Pada tahap ini, guru bersama kepala sekolah menetapkan tujuan penilaian yang ingin dicapai, yaitu memantau pertumbuhan, perkembangan, dan proses belajar anak dalam periode waktu tertentu, baik mingguan, triwulanan, maupun semesteran. Guru dituntut memiliki kepekaan dan sikap responsif terhadap berbagai kemungkinan permasalahan perkembangan yang muncul selama proses pembelajaran dan pengasuhan.
Setelah tujuan ditetapkan, langkah berikutnya menentukan kebutuhan penilaian melalui analisis kebutuhan atau need assessment. Kebutuhan penilaian harus disesuaikan karakteristik kelompok usia anak, karena setiap rentang usia memiliki indikator capaian perkembangan yang berbeda. Pada tahap ini, guru tidak hanya berperan sebagai pelaksana, tetapi juga sebagai perancang instrumen penilaian yang relevan dan kontekstual.
Penentuan instrumen menjadi tahap krusial berikutnya. Instrumen penilaian perlu dibahas dan dipersiapkan sejak awal tahun ajaran agar siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Instrumen yang umum digunakan tahap ini meliputi observasi dengan checklist perkembangan, catatan harian, portofolio karya anak, serta dokumentasi pendukung lainnya. Checklist tersebut membantu guru mengamati tugas perkembangan anak secara sistematis, sementara catatan anekdot digunakan untuk mencatat peristiwa penting yang bersifat khusus.
Setelah instrumen ditetapkan, guru menyusun skenario pelaksanaan penilaian. Hal ini mencakup pembagian tugas, tanggung jawab, serta prosedur pengambilan dan pengelolaan data secara etis. Seluruh proses penilaian harus menjamin perlindungan hak anak dan melibatkan persetujuan orang tua, terutama terkait data yang bersifat pribadi.
Tahap akhir pendokumentasian dan pelaporan. Data hasil penilaian dirangkum, dikompilasi, dan dicocokkan indikator capaian perkembangan, kemudian disusun menjadi laporan perkembangan anak. Laporan ini dapat berbentuk checklist maupun narasi deskriptif yang memberikan gambaran utuh tentang kondisi anak. Dengan alur sistematis tersebut, penilaian PAUD tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi berfungsi alat refleksi dan perbaikan berkelanjutan dalam praktik pembelajaran.
Singkatnya, buku ini kian menegaskan, penilaian pembelajaran PAUD harus dipahami sebagai proses berkelanjutan yang terencana, etis, dan komprehensif untuk memotret tumbuh kembang anak secara utuh. Sekaligus jadi dasar pengambilan keputusan pendidikan yang berpihak kebutuhan dan tahap perkembangan anak.
Judul Buku: Penilaian Pembelajaran Anak Usia DiniPenulis: Dr Masnipal, Dinar Nur Inten, Arif Hakim Penerbit: PT Refika Aditama, BandungTahun Terbit: April 2025 | 271 halaman | ISBN: 978 623 5031 125







