Jakarta (ANTARA) - Gelandang PSIM Yogyakarta Donny Warmerdam mengaku senang akhirnya kembali bermain saat timnya bermain imbang 3-3 melawan Bali United pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin, setelah sebelumnya ia menepi lama karena cedera.
Di pertandingan itu, Donny masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-75 saat memainkan pertandingan pertamanya untuk PSIM. Itu juga menjadi pertandingan pertama pemain asal Belanda itu di lapangan hijau setelah pertandingan terakhirnya pada Mei tahun lalu bersama mantan timnya, De Graafshap.
“Sangat senang, tentu saja, setelah cedera enam bulan. Saya sangat senang bahwa saya kembali ke lapangan sekarang,” kata Donny, dikutip dari laman resmi PSIM, Kamis.
Ia mengaku, kerja keras selama masa pemulihan menjadi motivasi utamanya untuk segera merumput. Ia mengakui bahwa hasrat untuk bermain sepak bola membuatnya tetap semangat menjalani sesi pemulihan yang dirasa cukup menjemukan.
“Setelah semua penantian dan semua sesi pemulihan, saya adalah seorang pesepak bola jadi saya ingin bermain. Jadi itu adalah perasaan yang sangat menyenangkan saat saya menginjakkan kaki di lapangan untuk pertama kalinya,” tutur pemain berusia 24 tahun itu.
Dalam kesempatan yang sama, Donny mengaku adaptasinya di lapangan berjalan cukup lancar, meski dirinya baru saja kembali dari cedera serius.
“Tidak ada kesulitan yang berarti. Tentu saja saya harus membiasakan diri lagi dengan ritme pertandingan. Tapi untuk pertama kalinya, itu adalah hal yang baik bahwa saya bisa berada di lapangan lagi,” jelas dia.
Pesepak bola bernomor punggung 56 tersebut kini mengalihkan fokusnya pada sisa jadwal pertandingan PSIM musim ini. Ia berharap kondisi fisiknya dapat terus meningkat secara bertahap demi membantu performa tim.
“Tiga pertandingan berikutnya sebelum jeda, tentu saja saya hanya ingin bermain lebih banyak lagi. Kita lihat saja seberapa banyak saya bisa bermain di tiga pertandingan berikutnya,” kata Donny.
Jeda kompetisi selanjutnya akan dimanfaatkan Donny untuk mengembalikan level kebugarannya secara maksimal. Dirinya berambisi untuk selalu siap kapan pun pelatih memberikannya kepercayaan untuk turun bertanding.
“Setelah jeda, saya ingin fit 100 persen untuk bertanding. Lalu terserah pelatih apakah saya bermain atau tidak, tapi saya ingin mendapatkan lebih banyak menit bermain dan memenangkan pertandingan,” ucap dia.
Saat ini, PSIM yang sudah tak menang dalam lima laga terakhir berada di peringkat delapan klasemen sementara Super League dengan 33 poin. Pasukan pelatih Jean-Paul van Gastel itu mencoba meraih kemenangan pada laga berikutnya saat menjalani laga tandang melawan PSBS Biak, Jumat (27/2) pukul 20.30 WIB.







