TRIBUNNEWS.COM - Setiap memasuki bulan suci Ramadhan, umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa.
Satu di antara panduan penting dalam menjalankan ibadah puasa yakni jadwal imsakiyah.
Jadwal imsakiyah menjadi panduan bagi umat Islam untuk mengetahui batas akhir makan dan minum sebelum memasuki waktu puasa saat bulan Ramadhan.
Biasanya, waktu imsakiyah ditetapkan sekira 10 menit sebelum azan Subuh, sebagai pengingat agar umat Muslim segera menyelesaikan makan sahur.
Jadwal imsakiyah berbeda untuk setiap wilayah, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta atau Jogja.
Selain waktu imsak, jadwal imsakiyah juga memuat waktu salat.
Melansir kanal Ramadan Kebaikan Melokal, berikut jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 untuk Kota Jogja, Jumat (27/2/2026):
Imsak: 04:17 WIB
Subuh: 04:27 WIB
Zuhur: 11:55 WIB
Asar: 14:57 WIB
Magrib: 18:02 WIB
Isya': 19:12 WIB
Sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan, dianjurkan untuk membaca niat sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghodin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta‘ala.
Artinya: "Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala."
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 di Kota Yogyakarta, Mulai 1 Ramadhan 1447 H
Melansir baznas.go.id, agar diant puasa sah diterima oleh Allah, berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Niat harus dilakukan sebelum fajar
Pastikan untuk berniat sebelum masuk waktu subuh.
Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW: "Barang siapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya." (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan An-Nasa’i)
Oleh karena itu, bagi yang akan menjalankan niat puasa Ramadhan, dianjurkan untuk mengucapkannya di malam hari sebelum tidur atau setelah Salat Tarawih.
2. Niat cukup dalam hati, tetapi dianjurkan dilafalkan
Meskipun niat cukup dalam hati, melafalkannya bisa membantu meningkatkan kekhusyukan dalam ibadah.
3. Jangan ragu dalam berniat
Jika ada keraguan dalam hati, segera perbarui niat sebelum waktu subuh tiba.
4. Pahami makna niat yang diucapkan
Bacaan niat puasa bukan sekadar lafaz, tetapi juga harus dipahami maknanya agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
(Tribunnews.com/Nanda Lusiana)