Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE - Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, didampingi wakil bupati TTS, Johny Army Konay, meninjau Jalan Tuakole, Desa Linamnutu, Kecamatan Amanuban Selatan yang putus akibat longsor.
Jalan ini merupakan jalan desa yang menghubungkan Desa Linamnutu, dan menjadi jalur utama aktivitas masyarakat desa tersebut. Berlokasi tepat di sebelah kiri aliran sungai Noelmina, Jalan Tuakole ini putus akibat longsor dari kikisan bibir sungai, dan terbawah arus sungai.
Menurut pemerintah desa setempat, kondisi ini sudah terjadi sejak Januari 2026. Kondisi ini perlu perbaikan mengingat jalan ini digunakan masyarakat untuk kegiatan sehari-hari.
Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak provinsi terkait kondisi tersebut. Ia menyebutkan akan ada upaya pembukaan jalur alternatif.
"Kita pemerintah kabupaten akan melakukan intervensi agar jalan tersebut harus tetap menghubungkan aktivitas masyarakat seperti sekolah, beribadah, kerja, dan sebagainya," jelasnya.
Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah juga telah bersurat kepada pemerintah provinsi, juga kepada Balai Sungai terkait kondisi ini. Bupati mengatakan bahwa kondisi jalan tersebut perlu adanya normalisasi.
"Untuk perbaikan kita tahu bersama bahwa ini ada berbagai wewenang. Kita juga sudah bersurat ke pemerintah provinsi, balai sungai, diharapkan ada perhatian," jelasnya.
Hal ini disampaikan pada kesempatan peresmian jembatan gantung Noemeto di desa yang sama, meninjau lokasi longsor. Ia bersama wakil bupati, anggota DPRD Provinsi NTT, Ince Sayuna, Pimpinan OPD, Camat Amanuban Selatan, Kepala desa Linamnutu, dan masyarakat setempat.
Hadir pula Anggota DPRD Provinsi NTT, Ince Sayuna. Politisi Golkar ini menyebutkan bahwa telah berdiskusi dengan pemerintah untuk solusi terhadap kondisi ini.
"Ini kewenangan pemerintah provinsi, maka kita akan coba diskusi dengan balai sungai dan Dinas PUPR Provinsi untuk kita cari jalan keluar," jelasnya.
Menurut Ince, Normalisasi perlu dilakukan agar dapat atur aliran sungai dari atas ke bawah sehingga dapat mengalihkan aliran sungai yang lain, selanjutnya akan diatur problem pertanian.
"Saya pikir ini untuk tanggap darurat, sehingga kita dorong pemerintah menggunakan dana tanggal darurat. Terima kasih kepada pemerintah karena telah bersurat. Ini akan kami selesaikan secepatnya," tutup Ince. (any)