"Kami berharap dengan beroperasinya jembatan ini dapat segera memulihkan urat nadi perekonomian dan aktivitas sosial warga.” SAMUSI PURNAWIRA DADE, Asisten II Sekdakab Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Berkat kerja keras dari Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam Iskandar Muda (IM) jembatan di Kampung Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, akhirnya rampung.
Kini akses transportasi melewati lapangan pacuan kuda Bener Meriah tersebut kembali normal, setelah jembatan bailey bantuan Kementerian Pertahanan diresmikan, Kamis (26/2/2026).
Langkah darurat ini dibangun untuk menggantikan jembatan sebelumnya yang terputus akibat bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan tersebut 26 November 2025 lalu.
Peresmian jembatan yang terletak di jalur pacu kuda ini dilakukan Asisten II Sekdakab Bener Meriah, Samusi Purnawira Dade. Peresmian dihadiri jajaran pejabat TNI, di antaranya Danyon Zikon 14/SWS Letkol Czi Septian Herpriyono, Danyon Zipur 5/ABW Mayor Czi Wahyu Wuhono Widhi Nugroho, serta Kasdim 0119/BM Kapten Czi Aep Mukhran Halid.
Samusi Purnawira Dade menyampaikan rasa syukur mendalam atas nama pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat Bener Meriah. Ia menekankan bahwa keberadaan jembatan ini merupakan jawaban atas kesulitan mobilitas warga selama beberapa bulan terakhir.
Samusi secara khusus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden RI, Panglima TNI, Kasad, hingga jajaran Kodim 0119/BM yang sudah bekerja keras mewujudkan pembangunan jembatan darurat namun kokoh tersebut. "Kami berharap dengan beroperasinya jembatan ini dapat segera memulihkan urat nadi perekonomian dan aktivitas sosial warga yang sempat terhambat akibat bencana," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Dandim 0119 Bener Meriah diwakili Kasdim Kapten Czi Aep Mukhran Halid. Ia menegaskan, penyelesaian jembatan ini merupakan bukti nyata komitmen TNI yang tergabung dalam Satgas Gulbencal Kodam IM.
Langkah cepat ini diambil sebagai solusi konkret dalam menyediakan infrastruktur darurat yang aman dan layak bagi masyarakat pasca-bencana.
Sebagai penutup, pihak TNI berpesan kepada warga setempat agar bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini dengan baik. "Termasuk memperhatikan tonase kendaraan yang melintas, guna memastikan usia pakai jembatan tetap panjang dan aman bagi keselamatan pengguna jalan," pungkasnya.(mi)