TRIBUNJATIM.COM - Rumor Luka Modric bakal kedatangan mantan rekan setimnya, Casemiro ternyata ada ganjalan cukup besar.
Casemiro dan Luka Modric merupakan mantan pemain Real Madrid.
Kini, Casemiro dikabarkan menyusul sang mantan rekan.
Hal ini tak lepas dari kondisi Casemiro di Manchester United setelah kontraknya akan berakhir pada akhir musim ini.
Baca juga: Kabar Reuni Casemiro dengan Luka Modric di AC Milan, Masalah Transfer Bikin Terganjal
Banderol Casemiro otomatis menjadi gratis karena kontraknya usai.
Sejumlah klub dikabarkan tertarik untuk mendatangkan penggawa timnas Brasil ini secara gratis, termasuk tim-tim dari Major League Soccer (MLS).
Tetapi tim-tim dari MLS mendapatkan pesaing kuat dari AC Milan, selaras dengan keinginan Casemiro yang ingin tetap bermain di Eropa.
Casemiro telah mencari klub baru sejak awal tahun ini, setelah Manchester United memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya yang akan berakhir pada akhir musim.
Dia tetap menjadi pemain kunci selama kebangkitan klub di bawah Michael Carrick, menampilkan performa khasnya dalam kemenangan atas Manchester City, Arsenal, Fulham, Tottenham Hotspur, dan Everton dalam sebulan terakhir.
Pemain berusia 34 tahun ini sebelumnya dikritik oleh penggemar dan pakar, terutama terlihat rentan selama tahap akhir masa jabatan Erik ten Hag dan sebagian besar masa jabatan singkat Ruben Amorim.
Dengan masa depannya yang masih belum pasti, Casemiro secara alami dikaitkan dengan sejumlah pihak yang dikabarkan tertarik padanya.
Pindah ke MLS telah menjadi pembicaraan, dengan laporan bahwa pemenang Liga Champions lima kali itu bisa direkrut untuk bermain bersama mantan rival Clasico-nya, Lionel Messi, di Inter Miami.
LA Galaxy, yang pernah menjadi tempat bermain legenda seperti David Beckham dan Zlatan Ibrahimovic, juga disebut-sebut sebagai destinasi potensial bagi gelandang tersebut.
Casemiro dan keluarganya baru-baru ini terlihat di Florida, sementara istrinya, Ana, juga berada di Las Vegas awal bulan ini.
Namun, The Sun mengklaim Casemiro ingin terus bermain di Eropa untuk saat ini, percaya bahwa dia masih memiliki kemampuan untuk bermain di level elite.
Dia mungkin mendapatkan kesempatan itu, dengan laporan menambahkan bahwa Italia bisa menjadi destinasi ideal bagi mantan bintang Porto untuk melanjutkan kariernya.
AC Milan tidak ragu-ragu dalam merekrut pemain senior di masa lalu.
Bahkan, mereka melakukan salah satu langkah paling cerdas di antara tim-tim di seluruh dunia pada jendela transfer musim panas ketika mereka mendatangkan gelandang senior Luka Modric, yang meraih kesuksesan besar bersama Casemiro di Real Madrid.
Pemain Kroasia itu menandatangani kontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan satu musim lagi, yang pasti akan diambil mengingat penampilannya yang impresif untuk tim Massimiliano Allegri sejauh ini.
Potensi kepindahan Casemiro ke AC Milan semakin terbuka.
Selain keinginan Manchester United bereuni dengan Scott McTominay sebagai pendorong, keberadaan Luka Modric jadi faktor lain.
Duet Casemiro dengan Modric semasa di Real Madrid, dilengkapi oleh Toni Kroos, merupakan yang terbaik di dunia kala itu.
Adalah hal yang wajar jika Casemiro ingin kembali bermain bersama mantan penggawa Tottenham Hotspur itu di Rossoneri.
Yang menjadi masalah adalah besaran gaji Casemiro.
Menukil dari The Sun, Casemiro memiliki gaji €21,6 juta atau sekitar Rp432 miliar per musim di Manchester United.
Jumlah ini jelas menjadi kendala jika AC Milan “melahap” mentah-mentah untuk mengiyakan gaji Casemiro disamakan seperti saat masih di Setan Merah.
Realitanya, gaji Casemiro akan mengalahkan telak pemain dengan bayaran tertinggi AC Milan saat ini.
Rossoneri menjadikan Rafael Leao dan Mike Maignan sebagai pemain dengan gaji tertinggi, yakni 5 juta euro atau sekitar Rp98 miliar per musim.
Jika dibandingkan dengan Casemiro, jumlah upah per musim Rafael Leao dan Mike Maignan kalah telak empat kali lipat.