SRIPOKU.COM - Polemik rumah tangga pengusaha Insanul Fahmi kembali menjadi sorotan publik.
Keinginannya untuk berpoligami dengan tetap mempertahankan pernikahan sah bersama Wardatina Mawa sekaligus menikahi siri selebgram Inara Rusli, berujung pada gelombang kritik dan hujatan di media sosial.
Situasi semakin memanas setelah Wardatina Mawa melaporkan dugaan perselingkuhan dan perzinaan ke Polda Metro Jaya.
Per 10 Februari 2026, laporan tersebut naik ke tahap penyidikan dan polisi dijadwalkan memanggil pelapor serta terlapor untuk dimintai keterangan tambahan.
Mawa mengaku tak terima dipoligami tanpa izin, terlebih hingga kini belum ada bukti resmi soal pernikahan siri yang disebut berlangsung pada 7 Agustus 2025.
Di tengah kisruh itu, pendakwah asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, Ustadzah Lulung Mumtaza ikut angkat bicara.
Ia mengakui bahwa dalam ayat Alquran memang disebutkan soal poligami, namun menekankan pentingnya adab dan tanggung jawab seorang suami.
Sindirannya pun terasa menohok dan membuat nama Insanul kembali jadi perbincangan.
"Walaupun katanya nggak izin (nikah lagi) nggak papa, tapi adabnya sih kalau bisa izin," jelasnya, dikutip dari YouTube Seleb Oncam News, Jumat (27/2/2026).
Tak berhenti di situ, ia menegaskan bahwa keadilan dalam poligami bukan perkara mudah.
"Kita nggak bisa adil, berat. Adil itu sifat Allah," lanjutnya.
Pernyataan tersebut seolah menjadi tamparan halus bagi Insanul, yang sebelumnya dengan percaya diri menyuarakan niat beristri dua.
Ustazah Lulung menekankan bahwa poligami bukan sekadar soal keberanian atau kemampuan finansial, tetapi juga kedalaman ilmu dan ketakwaan.
"Iya (lebih baik tidak berpoligami), apalagi kalau kita nggak punya ilmu. Hanya orang berilmu tinggilah yang bisa (adil pada istri-istri). Kalau nggak punya ilmu pasti akan begini jadinya," tegasnya.
Ia bahkan menambahkan kriteria yang menurutnya harus dimiliki seorang pria sebelum berniat berpoligami.
"Ilmu dan kaya raya, tampan, takwa, tajir, tulen."
Di akhir pernyataannya, Ustadzah Lulung Mumtaza memberikan pesan untuk Insanul, Mawa, dan Inara agar menerima apa yang telah terjadi sebagai ketentuan Allah dan tidak terjebak dalam penyesalan.
"Ya pokoknya kalau semuanya sudah terjadi berartikan qodarullah. Kalau qodarullah jangan berkata 'coba kalau gini' 'coba kalau gitu'. Sekarang minta sama Allah takdir yang baik," tutupnya.
Sorotan tajam sang ustazah tak hanya menjadi pengingat soal beratnya poligami, tetapi juga menyisakan kesan bahwa polemik ini bukan sekadar urusan pribadi, melainkan pelajaran terbuka tentang adab, tanggung jawab, dan konsekuensi di ruang publik.
Baca juga: Kondisi Insanul Fahmi pasca Mawa Bakal Gugat Cerai Setelah Lebaran Terungkap, Singgung Soal Takdir
Perjuangan Insanul Fahmi untuk menyelamatkan rumah tangganya dengan Mawa tidak membuahkan hasil.
Mawa memantapkan niatnya untuk mengajukan gugatan cerai usai Lebaran tahun ini.
Langkah tersebut diambil di tengah proses hukum yang masih berjalan di Polda Metro Jaya.
Wanita bercadar itu telah melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli atas dugaan perzinaan serta perselingkuhan.
Akibat dugaan hubungan terlarang antara Insan dan Inara, Mawa berencana menggugat cerai suaminya di Pengadilan Agama Medan setelah momen Lebaran.
Menanggapi keputusan sang istri, Insanul Fahmi memberikan respon.
Insanul Fahmi menyebut bahwa hati manusia bisa berubah sewaktu-waktu sehingga ia memilih menyerahkan segalanya kepada doa.
"Ya kita lihat aja nanti karena kan manusia itu hatinya bisa dibolak-balikkan," ucap pengusaha asal Medan tersebut, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Selasa (24/2/2026).
"Hari ini pikiran dan perasaan belum tentu sama dengan besok gitu. Jadi ya kita berdoa aja yang terbaik," tambahnya.
Insan juga menegaskan dirinya masih berupaya mempertahankan rumah tangga bersama istrinya.
Namun, ia mengaku mulai belajar menerima jika perpisahan memang menjadi jalan yang harus ditempuh.
"Jujur ya aku coba berusaha dan ikhtiar semaksimal mungkin, tapi balik lagi kan semuanya itu sudah ditentukan ya takdir," kata Insan.
"Dan aku coba lebih banyak ikhlas. Jadi ya biar enggak stres sendiri juga sih," sambungnya.