Baru Jalani Operasi, Polisi Belum Bisa Ambil Keterangan Mahasiswi UIN Suska yang Kena Bacok
Sesri February 27, 2026 01:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mahasiswi UIN Suska Farradhilla Ayu Pramesti (23) yang jadi korban pembacokan teman sekampusnya hingga saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah, dikonfirmasi Jumat (27/2/2026) mengatakan korban saat ini dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad.

Pihaknya masih belum mengambil keterangan korban karena masih dalam pemulihan setelah menjalani tindakan operasi.

"Korban belum bisa kita ambil keterangan, tadi pagi kita sudah membesuk bersama Kapolresta Pekanbaru ke RSUD Arifin Ahmad, pasca operasi tadi malam," jelas Anggi.

Terpisah, Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Suska Riau, Dr Alpi Syahrin menuturkan, korban telah selesai menjalani operasi pergelangan tangan menjelang tengah malam.

"Alhamdulillah, malam tadi jam 11.30 malam sudah selesai operasi pergelangan tangan korban. Alhamdulillah lancar," sebutnya.

Saat kejadian, beruntung nyawa korban berhasil diselamatkan lantaran pelaku cepat diamankan sejumlah petugas keamanan kampus.

Akibat pembacokan dengan kapak yang dibawa pelaku, korban mengalami luka di kepala dan tangan.

Baca juga: Terancam 17 Tahun Penjara, Mahasiswa Pembacok Mahasiswi UIN Suska Riau Akan Diperiksa Kejiwaan

Baca juga: Mahasiswa Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Pelaku Terancam 17 Tahun Penjara

Raihan Mufazzar (21), mahasiswa pelaku pembacokan terhadap mahasiswi bernama Farradhilla Ayu Pramesti (23) di UIN Suska Riau, kini mendekam di balik jeruji besi.

Akibat aksi sadis yang dilakukannya pada Kamis (26/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB itu, kini ia terancam hukuman 17 tahun penjara.

"Kita tambahkan pasal perencanaan pembunuhan dan penganiayaan berat, ancaman hukuman 17 tahun," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah, dikonfirmasi Jumat (27/2/2026).

Anggi mengungkap, tersangka sudah dicek urine. Hasilnya negatif narkoba.

Rencananya, tersangka juga akan diperiksa kejiwaannya.

Pembacok mahasiswi UIN Suska Riau
Pembacok mahasiswi UIN Suska Riau (Tribun Pekanbaru/Tidak Ada)

"Nanti kita ajukan ke psikiater dulu untuk pemeriksaan kejiwaan," sebut Anggi.

Mantan Kasat Reskrim Polres Inhil ini mengungkap, saat kejadian, korban sedang sendirian berada ruangan itu.

Pelaku lantas datang membawa sebilah kapak dan menganiaya korban.

Anggi berkata, pelaku diduga sudah merencanakan aksi sadisnya tersebut.

Pasalnya disebutkan Anggi, pelaku membawa 2 senjata tajam (Sajam).

Namun yang digunakan pelaku, adalah kapak.

Korban merupakan mahasiswi semester 8 asal Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Ia diserang saat bersiap melaksanakan ujian munaqosah.

Pelaku secara tiba-tiba datang memasuki ruangan dengan membawa sebilah senjata tajam sejenis kapak dan langsung membacok korban beberapa kali. 

Korban berusaha menangkis serangan hingga mengalami patah pada pergelangan tangan serta luka di bagian kepala.

Beruntung petugas keamanan kampus sigap dan langsung mengamankan pelaku.

Saat diperiksa, di tas pelaku tersimpan satu senjata tajam lagi jenis parang.

Anggi memaparkan, dugaan awal motif atas kejadian ini, adalah permasalahan asmara.

"Sejauh ini masalah asmara, cuma nanti kami dalami lagi," papar Anggi.

( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.