Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Gendong Nenek Saripah Turun Gunung Usai Hilang di Walatana Sigi
Fadhila Amalia February 27, 2026 03:22 PM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI – Aksi heroik ditunjukkan personel Bhabinkamtibmas jajaran Polsubsektor Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, saat mengevakuasi seorang lansia yang sempat dilaporkan hilang selama 6 hari.

Nenek Saripa (71), warga Desa Walatana, Kecamatan Dolo Selatan, ditemukan dalam keadaan selamat di wilayah pegunungan pada Jumat (27/2/2026) pagi, sekitar tujuh kilometer dari jalan poros desa.

Baca juga: Harga Terbaru HP Vivo Februari: Vivo X300 Pro, Vivo X200 Ultra, Vivo V50, Vivo V60 Lite

Momen perjuangan itu terlihat saat seorang petugas kepolisian menggendong Saripah di punggungnya.

Ia berjalan perlahan dan penuh kehati-hatian melewati jalur berbatu dan licin di tengah hutan lebat. 

Beberapa warga setempat tampak ikut mendampingi, membantu membuka jalan serta memastikan langkah petugas tetap aman.

Kebersamaan itu menunjukkan kerja sama yang erat di tengah kondisi alam yang menantang.

Momen emosional juga terlihat saat korban pertama kali ditemukan.

Saripah yang mengenakan baju ungu duduk di tanah, dikelilingi petugas kepolisian dan sejumlah pemuda desa. 

Meski tampak kelelahan, raut wajah mereka memancarkan kelegaan.

Nenek 71 Tahun yang Hilang Sepekan Ditemukan Selamat

LANSIA DITEMUKAN SELAMAT - Pencarian terhadap Saripa (71), seorang warga lanjut usia asal Desa Walatana, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, hilang selama 6 hari, akhirnya berakhir dengan kabar baik.

(Handover/Handover)

Baca juga: Lansia 71 Tahun di Sigi Ditemukan Selamat Setelah 6 Hari Hilang, Kini Jalani Perawatan di Puskesmas

Seorang anggota polisi di bagian depan bahkan mengepalkan tangan sebagai simbol keberhasilan pencarian.

Proses evakuasi kemudian berlanjut di area yang lebih terbuka.

Tim dari Basarnas yang mengenakan seragam oranye bersama personel kepolisian memberikan penanganan awal kepada korban di atas tandu lipat berwarna merah.

Sejumlah warga berkumpul menyaksikan proses tersebut, menandakan betapa pentingnya peristiwa ini bagi masyarakat setempat. 

Latar perbukitan yang mengelilingi lokasi mempertegas bahwa evakuasi dilakukan di wilayah terpencil dan dataran tinggi.

Sebelumnya, korban dilaporkan meninggalkan rumah sejak Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WITA dan tidak kembali.

Laporan keluarga segera ditindaklanjuti Bhabinkamtibmas Desa Walatana bersama jajaran Bhabinkamtibmas Dolo Selatan dan Kasubsektor Dolo Selatan, Aiptu Guntur.

Koordinasi dilakukan dengan perangkat desa, Tim SAR Kabupaten Sigi, serta keluarga korban untuk melakukan pencarian. 

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini Jumat 27 Februari 2026, 9 Ramadhan 1447 H di Palu, Sulawesi Tengah

Petunjuk awal ditemukan pada Kamis malam (26/2) setelah pakaian korban ditemukan di area gunung. Pencarian kemudian dilanjutkan hingga korban berhasil ditemukan keesokan paginya.

Usai ditemukan, korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Baluase guna menjalani pemeriksaan kesehatan.

Kapolsek Dolo, Iptu Muh Rusman mengapresiasi kerja cepat personel di lapangan serta sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian.

“Korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat berkat kerja sama semua pihak. Ini menjadi bukti bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di desa benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Pajak Makan Minum di Kota Palu Dibagi Dua, UMKM 5 Persen dan Restoran 10 Persen

Ia menegaskan, peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di tingkat desa tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir dalam misi kemanusiaan saat warga membutuhkan bantuan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.