Sosok Hasna dan Hasni Si Kembar Tunarungu Diterima Kerja di Mall, Bahagia Dapat Banyak Dukungan
jonisetiawan February 27, 2026 03:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Jagat media sosial sempat dibuat hangat oleh sebuah video sederhana namun sarat makna. Dua gadis kembar penyandang tunarungu di Bandung mendadak viral setelah memperlihatkan keceriaan mereka saat berbagi kabar bahagia: akhirnya mendapatkan pekerjaan.

Momen itu bukan sekadar tentang pekerjaan, melainkan tentang harapan, ketekunan, dan kemenangan kecil di tengah keterbatasan.

Keceriaan tulus yang terpancar dari wajah mereka membuat banyak orang terharu termasuk pemilik warung sederhana yang selama ini menjadi tempat singgah langganan mereka.

Baca juga: Kisah Nadya, Penyandang Tunarungu IPK 3,88, Lulus Cumlaude dari ITS, Duduk Paling Depan saat Kuliah

Viral karena Ketulusan dan Kebanggaan

Dalam video yang beredar luas, kedua gadis kembar itu tampak antusias menceritakan bahwa mereka telah diterima bekerja di Matahari Department Store, sebuah perusahaan ritel besar yang dikenal luas di Indonesia.

Cerita itu disampaikan dengan bahasa isyarat, penuh ekspresi, dan senyum yang tak putus-putus. Sang pemilik warung, yang sehari-hari melihat mereka sebagai pelanggan biasa, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangganya.

Ia seolah ikut merayakan pencapaian dua gadis tersebut sebuah capaian yang terasa istimewa karena diraih di tengah keterbatasan fisik.

Video itu pun menyebar cepat, mengundang ribuan komentar berisi doa, dukungan, dan pujian. Banyak warganet menyebut kisah mereka sebagai inspirasi nyata tentang semangat hidup dan pantang menyerah.

Terungkap, Ini Sosok Hasna dan Hasni

Belakangan, identitas dua gadis kembar tunarungu itu pun terungkap. Mereka adalah Hasna dan Hasni, warga Bandung, Jawa Barat.

Keduanya aktif di media sosial dan memiliki akun masing-masing, tempat mereka berbagi keseharian serta kabar terbaru.

Melalui unggahan video di akun media sosial mereka, Hasna dan Hasni menyampaikan rasa terima kasih kepada warganet yang telah memberi dukungan.

“Kami mau bilang terima kasih atas dukungannya,” ucap Hasna.

Hasni kemudian menambahkan harapannya agar kisah mereka bisa menjadi penyemangat bagi para penyandang tunarungu lain di seluruh Indonesia untuk terus bermimpi dan berjuang.

Dengan wajah ceria, mereka juga memperkenalkan diri kepada publik.

“Halo teman-teman, Aku Hasna (kanan), Aku Hasni (kiri),” ungkap mereka sambil menggunakan bahasa isyarat.

KISAH KEMBAR TUNARUNGU - Hasna dan Hasni sama-sama diterima bekerja sebagai pegawai difabel atau yang disebut sebagai “teman difabel” di Matahari Mal.
KISAH KEMBAR TUNARUNGU - Hasna dan Hasni sama-sama diterima bekerja sebagai pegawai difabel atau yang disebut sebagai “teman difabel” di Matahari Mal. (Istimewa/TribunJabar.id | Instagram)

Bekerja sebagai Pegawai Difabel, di Lokasi Berbeda

Diketahui, Hasna dan Hasni sama-sama diterima bekerja sebagai pegawai difabel atau yang disebut sebagai “teman difabel” di Matahari Mal.

Meski kembar dan sama-sama diterima di perusahaan yang sama, keduanya ditempatkan di lokasi berbeda.

Hasna bekerja di gerai Matahari yang berada di Festival Citylink, sementara Hasni bertugas di Matahari Bandung Indah Plaza (BIP), Kota Bandung.

Penempatan tersebut menjadi bagian dari sistem kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Baca juga: Nasib Pemuda Tunarungu & Tunawicara Dianiaya 3 Pengamen Gara-gara Tak Beri Uang, Ini Kronologinya

Awal Video yang Mengharukan

Sebelum identitas mereka dikenal luas, momen mengharukan itu pertama kali dibagikan oleh akun TikTok @han.shop25, milik pemilik warung yang kerap dikunjungi Hasna dan Hasni.

Dalam video tersebut, kedua gadis kembar itu datang ke warung seperti biasa. Namun kali ini ada sesuatu yang berbeda. Dengan wajah berseri dan gestur penuh semangat, salah satu dari mereka mencoba bercerita menggunakan bahasa isyarat.

“Hai, kita baru pulang kerja,” ujar gadis tunarungu itu dengan ekspresi ceria.

Sang pemilik warung awalnya belum sepenuhnya memahami maksud mereka.

“Hi cantik, kerja?” ujarnya balik bertanya.

Tak lama kemudian, gadis tersebut memanggil kembarannya yang baru turun dari motor untuk membantu memperjelas.

Terlihat kembarannya mengenakan seragam kerja berwarna merah lengkap dengan tanda pengenal sebagai pegawai difabel.

Saat itulah keduanya menunjukkan bahwa mereka resmi diterima bekerja di Matahari dan hari itu adalah hari pertama mereka bekerja.

Reaksi sang pemilik warung spontan berubah menjadi terkejut sekaligus haru. Ia ikut tersenyum bangga, menyaksikan dua gadis langganannya melangkah ke fase baru dalam hidup.

Baca juga: Nasib Balita 1 Tahun Tewas Usai Hanyut di Bogor, Tubuh Penuh Luka, Kakak Tunawicara Tak Bisa Teriak

Dukungan Mengalir dari Warganet

Sejak video itu viral, dukungan pun mengalir deras. Banyak warganet memuji semangat dan keceriaan Hasna dan Hasni.

Tak sedikit pula yang menyoroti kecantikan keduanya, serta memberikan apresiasi kepada Matahari yang dinilai memberi ruang dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Kini, momen sederhana di sebuah warung kecil itu menjelma menjadi simbol harapan.

Kisah Hasna dan Hasni menjadi pengingat bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari mimpi dan bahwa kesempatan, ketika diberikan dengan inklusif, mampu mengubah hidup seseorang.

***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.