TRIBUNPEKANBARU.COM,KUANSING - Warga Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera membangun jembatan yang menghubungkan tiga desa di wilayah tersebut.
Pasalnya, jembatan darurat yang dibangun dua tahun lalu kini telah rusak parah dan tidak bisa lagi dilewati kendaraan bermotor.
Meski akses sudah ditutup, sejumlah pengendara masih nekat melintasi rangka baja jembatan menggunakan sepeda motor, bahkan dalam kondisi membawa muatan penuh.
Afrizal, warga Kecamatan Sentajo Raya, mengatakan jembatan sepanjang kurang lebih tiga meter itu menghubungkan Desa Muaro Sentajo, Desa Pulau Komang dan Desa Teratak Air Hitam.
“Jembatan ini akses terdekat bagi warga. Kalau lewat sini jaraknya lebih singkat,” kata Afrizal, Jumat (27/2/2026).
Ia menyebutkan, sebagian warga terpaksa melintasi jembatan tersebut karena dapat memangkas jarak tempuh.
Meski tersedia jalur alternatif, warga harus memutar cukup jauh.
Sementara itu, Elpino warga Sentajo lainnya mengungkapkan, adapun alternatif yang bisa digunakan yakni jalan lintas provinsi Telukkuantan–Rengat atau melalui ruas jalan lingkar Desa Teratak Air Hitam–Desa Pulau Komang–Desa Muaro Sentajo–Alkal untuk menuju Teluk Kuantan.
Baca juga: Kronologi Pemotor Wanita Jatuh dari Flyover Pasar Pagi Arengka, Kecepatan Tinggi
Baca juga: Baru Jalani Operasi, Polisi Belum Bisa Ambil Keterangan Mahasiswi UIN Suska yang Kena Bacok
Namun, jarak tempuh dinilai jauh lebih panjang dibandingkan melintasi Jembatan Sinambek.
"Makanya sebagian warga nekat melintasi jembatan yang tinggal rangka ini," ujar Elpino.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kuansing, Ade Fahrer memastikan jembatan tersebut akan dibangun ulang pada tahun ini.
Saat ini proses pembangunan masih dalam tahap lelang.
“Anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut senilai Rp 8 miliar, dianggarkan di APBD 2026,” ujar Ade.
Menjelang pembangunan baru, akses jalan menuju jembatan telah ditutup total oleh Dinas Perhubungan (Dishub).
Namun, sebagian warga masih nekat melintas dengan mengesampingkan faktor keselamatan.
“Dishub telah tutup total akses ke jembatan tersebut agar tidak dilintasi warga. Kepada warga diimbau untuk mementingkan keselamatan,” tegas Ade.