Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Polda Jawa Barat bakal bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang bakal dijadikan pos terpadu di arus mudik lebaran 2026. Hal ini dikatakan usai mengunjungi ponpes Cipasung, Jumat (27/2/2026).
Dalam kunjungannya, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan didampingi Kapolres Tasikmalaya bertemu dengan pimpinan pontren Cipasung sekaligus memberikan bantuan.
Adapun dalam kunjungannya, Kapolda Jabar menyerahkan bantuan berupa 1.000 ton beras serta paket sembako bagi para santri. Bantuan itu diperuntukkan bagi sekitar 2.000 santri yang menetap (mondok) dan 16.000 santri yang pulang-pergi setiap harinya
Kegiatan ini dilakukan sebagai safari ramadan sekaligus meninjau beberapa titik jalur yang bakal dilewati nanti jelang arus mudik lebaran 2026.
Baca juga: 2 Kawasan Akan Hujan Petir di Kota Tasikmalaya, Ini Prediksi Cuaca Lengkapnya Jumat 27 Februari 2026
Irjen Pol Rudi menyebut pihaknya telah meninjau jalan tol dan jalur alternatif, serta menyiapkan masjid-masjid di jalur arteri sebagai pos terpadu bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia.
“Iya nanti untuk Masjid di jalan arteri bakal jadi pos terpadu. Nanti bisa jadi tempat istirahat, mandi, minum, makan seadanya. Kita ingin mudik aman dan nyaman,” ungkap Irjen Pol Rudi dikonfirmasi TribunPriangan.com,
Ia mengungkapkan, strategi pelayanan yang unik ini bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Barat, kepolisian akan menyulap sejumlah masjid besar di jalur arteri menjadi Pos Pelayanan Mudik.
"Ini bentuk pelayanan kami agar pemudik merasa nyaman saat beristirahat dan beribadah," jelasnya.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Cipasung, KH Ubaidillah Ruhiyat, menyambut baik gagasan tersebut sebagai langkah cepat dan lebih dekat melayani masyarakat.
"InsyaAllah sinergi ini kuat, dan rencana kerjasama dengan DMI menjadi contoh tauladan kepolisian lebih dekat dengan masyarakat," katanya. (*)