Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Seorang perempuan yang merupakan penumpang kereta rel listrik (KRL) diduga menjadi korban pelecehan seksual.
Kejadian itu dialami oleh seorang wanita yang mengaku pada awalnya naik commuterline dari Stasiun Manggarai tujuan Bogor.
Wanita itu menyebut terdapat seorang pria yang diduga menempelkan alat kelamin ke tubuhnya dari belakang di dalam gerbong kereta.
Bahkan, dalam video yang beredar wanita itu menyebut bahwa pelaku mengakui perbuatannya telah berbuat tak senonoh.
Ironinya, bukannya meminta maaf, wanita itu mengatakan bahwa pelaku bertanya apakah ia marah atau tidak.
Ia mengatakan dugaan pelecehan seksual itu diakui oleh pelaku ketika di Stasiun Citayam dan penumpang di sekitar hanya memperhatikan.
Dengan kejadian tersebut, korban pun melaporkan kepada petugas di stasiun berikutnya yakni di Stasiun Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan, peristiwa itu terjadi pada bulan lalu.
"Kejadian terjadi di 22 Januari lalu dan kami langsung menindaklanjuti laporan tersebut," ujarnya kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).
Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk pelecehan melalui petugas di lapangan maupun layanan resmi KAI Commuter.
"KAI Commuter tentunya selalu siap memberikan dukungan penuh untuk melindungi dan mendampingi korban dalam melanjutkan proses hukumnya kepada pihak berwajib," katanya.