TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Peringatan dini dikeluarkan BMKG untuk warga yang bertempat tinggal di wilayah pesisir Pantura Jawa Tengah seperti Kota Semarang maupun Kabupaten Demak.
Pada Sabtu (28/2/2026) sore, kedua wilayah tersebut berpotensi terjadi banjir rob.
Karenanya, warga yang hendak bepergian dan yang biasanya melintas wilayah tersebut, diharapkan dapat mencari jalur alternatif.
Baca juga: Karena Ini, Pemprov Batal Pasang Jembatan Armco di Jalur Semarang-Grobogan yang Terputus
• "Tidak Ada Jejak Rem" Truk Tronton Tabrak 3 Rumah di Pakis Magelang, Sopir Tewas
Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, memberikan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob yang diprediksi terjadi pada Sabtu (28/2/2026) sore hingga malam hari.
Wilayah yang berpotensi terdampak luapan air laut ini meliputi pesisir Kota Semarang dan Kabupaten Demak.
"Akibat aktivitas pasang surut air laut dapat memengaruhi dinamika wilayah Pantura Jateng berupa banjir pesisir," kata Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Sediyanto, Jumat (27/2/2026).
Sediyanto menjelaskan, banjir pesisir tersebut berpotensi terjadi mulai pukul 16.00 hingga pukul 20.00.
Pihaknya mengimbau masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir pantai untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena alam ini.
Fenomena banjir pesisir ini diprediksi akan mengganggu berbagai sektor vital di kawasan Pantura Jawa Tengah.
Salah satu dampak yang paling terasa adalah terhambatnya arus transportasi di sekitar kawasan pelabuhan serta gangguan pada aktivitas bongkar muat barang.
Selain sektor logistik, sektor ekonomi kerakyatan seperti aktivitas petani garam dan perikanan darat juga diperkirakan akan terdampak.
Hal ini berpotensi merugikan warga yang menggantungkan hidupnya di wilayah pesisir.
"Termasuk aktivitas bongkar muat di pelabuhan," paparnya.
Sediyanto mengingatkan kembali agar masyarakat yang berada di pesisir Pantura Jawa Tengah terus memantau pembaruan informasi cuaca maritim dari BMKG.
Baca juga: Disdik Jateng Soroti Relokasi PPPK dan Kekosongan 162 Jabatan Kepala Sekolah
• Karena Ini, Pemprov Batal Pasang Jembatan Armco di Jalur Semarang-Grobogan yang Terputus
Untuk menghindari genangan banjir rob dan potensi kemacetan panjang, pengguna kendaraan pribadi disarankan untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan oleh pihak terkait.
Bagi pengendara dari arah Demak menuju Semarang atau sebaliknya, terdapat beberapa pilihan rute.
Kendaraan pribadi bisa melintas melalui rute Halte Buyaran-Guntur-Karangawen-Mranggen-Semarang.
Rute ini dinilai lebih aman dari jangkauan air laut yang meluap ke badan jalan utama.
Selain itu, jalur alternatif lain dari Semarang ke Demak juga dapat dilalui melalui Onggorawe, Kecamatan Sayung.
Pengendara juga bisa memilih jalur jembatan Onggorawe-Bulusari-Sayung-Mranggen-Semarang untuk memastikan perjalanan tetap lancar di tengah ancaman banjir rob. (*)
Sumber Kompas.com