TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seorang bapak di Kedon, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, meninggal dunia usai tersengat aliran listrik pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan, korban merupakan WM (42), asal Patalan, Kapanewon Jetis. Tubuh korban ditemukan tak bernyawa oleh istrinya yakni SM (48).
"Kronologi kejadian bermula saat SM berulang kali menelepon korban, namun tak kunjung diangkat. Kemudian, SM mendatangi korban yang kala itu sedang berada di rumah yang sedang dibangun," ungkapnya.
Sesampainya di lokasi itu, SM melihat bahwa korban sudah terbujur kaku, sehingga teriak meminta tolong kepada orang-orang. Teriakan itu didengar oleh sejumlah warga setempat, sehingga berdatangan ke lokasi kejadian.
Beberapa warga datang dan melihat korban sudah terbujur dengan memegang hollow aluminium untuk tiang lampu penerangan. Salah satu warga langsung mencabut kabel yang menghubungkan tiang lampu.
"Kabel yang dipegang korban diduga ada aliran listrik. Selanjutnya saat dicek korban sudah meninggal dunia. Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Bambanglipuro guna penanganan lebih lanjut," beber dia.
Kejadian itu diteruskan ke Puskesmas Bambanglipuro. Kemudian, polisi dan petugas Puskesmas itu datang ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.
Ternyata benar, korban terkena aliran tegangan listrik. Dari hasil pemeriksaan terdapat luka, jari tangan kanan melepuh, siku tangan kanan melepuh, dan lecet.
"Kini, pihak keluarga korban telah menerima kejadian itu murni karena tersengat aliran listrik. Jenazah korban kemudian dibawa pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman," tandasnya.(nei)