Gubernur Jatim Khofifah Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Tali Asih untuk Warga
Samsul Arifin February 27, 2026 11:14 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Khofifah Indar Parawansa membagikan 1.000 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di sekitar kawasan Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Jumat (27/2/2026).

Selain paket sembako, warga juga menerima tali asih secara langsung dari Khofifah serta paket makanan ringan untuk anak-anak.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sejak awal kegiatan, dengan warga yang tertib mengantre menerima bantuan.

Gubernur Khofifah menegaskan kegiatan berbagi kepada warga sekitar Kantor Gubernur merupakan bentuk perhatian kepada lingkungan terdekat yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas pemerintahan sehari-hari.

“Kita ini kan hampir setiap hari bersapa dengan berbagai kelompok masyarakat. Tetangga ini jangan sampai terlewat. Apalagi ini bulan ramadhan,” ujarnya.

Baca juga: DPRD Jatim Bagikan 1.500 Paket Takjil untuk Warga Surabaya di Bulan Ramadan

Bentuk Perhatian untuk Lingkungan Terdekat

Ia menjelaskan, 1.000 paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, dan sarden. 

Paket sembako tersebut disiapkan melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Jawa Timur, sementara tali asih yang diberikan kepada warga bersumber dari zakat pribadi Gubernur.

“Jadi hari ini ada sembako dari Biro Kesra, kalo uang dari Zakat saya. Ini sudah biasa memang dilakukan,” tuturnya. 

Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Minta Walikota/Bupati Rajin Turun ke Pasar untuk Cegah Inflasi 

Khofifah berharap kegiatan ini tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dapur di tengah fluktuasi harga bahan pokok selama Ramadhan, tetapi juga menjadi contoh nyata kepedulian sosial bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menurutnya, perhatian terhadap masyarakat sekitar pusat pemerintahan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sosial, terlebih dalam momentum Ramadan yang sarat nilai empati dan solidaritas.

“Harapan kita yang di sekitar Kantor Gubenuran ini juga tersapa. Kita menyiapkan 1.000, tetapi ternyata belum semua datang. Oleh sebab itu kawan-kawan disini saya minta stand by,” ungkapnya. 

Harap Jadi Inspirasi Kepedulian Sosial

Khofifah meyakini bahwa konsistensi dalam berbagi akan memperkuat harmoni sosial dan memperkokoh semangat gotong royong di tengah masyarakat. 

Ramadan, menurutnya, bukan hanya tentang peningkatan ibadah personal, tetapi juga momentum memperluas kepedulian dan menghadirkan kebermanfaatan secara nyata.

“Semoga tradisi berbagi ini akan terus menjadi inspirasi bagi lainnya untuk selalu peka terhadap lingkungan sekitarnya,” harapnya. 

Sementara itu, rasa haru dan syukur tampak dari para penerima manfaat. Kasmiati, warga Jalan Sulung, mengaku sangat bersyukur dapat menerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Khofifah.

“Terima kasih Ibu Khofifah. Saya sangat senang sekali. Semoga bisa dilakukan setiap tahun,” ucapnya penuh haru. 

Hal senada disampaikan Tini, warga Jalan Johar. Ia mengaku bantuan sembako tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga di tengah kondisi ekonomi yang cukup menantang.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Bu Khofifah. Ini tadi saya dapat mie, beras, sarden, minyak goreng dan ada amplopnya juga,” ucapnya. 

Ia berharap kegiatan berbagi tersebut dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang karena dinilai sangat meringankan beban masyarakat sekitar.

“Semoga Ibu Khofifah diberi kelancaran, supaya tahun depan saya dikasih lagi. Karena ini sangat membantu, ekonomi mepet sekarang,” pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.