POS-KUPANG.COM - Hallo Tribunners, bagi anda calon pengusaha UMKM yang ingin mendapatkan akses permodalan dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR), dapat mengenal terlebih dahulu jenis KUR yang ditawarkan.
Pertama, KUR Super Mikro menjadi jenis pinjaman dengan plafon terkecil. Pinjaman ini memiliki maksimal pembiayaan hingga Rp10 juta dengan bunga sekitar 3 persen efektif per tahun.
Skema ini ditujukan untuk pelaku usaha pemula atau usaha skala kecil yang membutuhkan tambahan modal ringan.
Baca juga: KUR BRI Plafon Rp 100 Juta Tanpa Agunan hingga Rp100 Juta, Cek Syaratnya
Kedua, KUR Mikro memiliki plafon pinjaman mulai Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan bunga 6 persen hingga pinjaman Rp500 Juta.
Ketiga, KUR Kecil yang menawarkan pembiayaan lebih besar, yaitu mulai Rp100 juta hingga Rp500 juta. Besaran bunga yang diterapkan juga berkisar antara 6 hingga 9 persen efektif per tahun.
Besarnya plafon pinjaman dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha dan hasil penilaian dari pihak bank.
Kabar gembira
Untuk pengusaha UMKM pemula, kini BRI menyediakan kredit tanpa agunan hingga Rp100 Juta. Adapun pinjaman KUR BRI 2026 sekarang memiliki bunga mulai 3 persen.
Bunga KUR BRI 2026 Mulai 3 Persen dan Kredit Tanpa Agunan hingga Rp100 Juta, Ini syarat dan cara mengajukannya.
Bank BRI kembali melayani KUR 2026. Pinjaman ini menjadi solusi pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal usaha.
Keistimewaan KUR BRI 2026, adalah suku bunga pinjaman yang sangat murah mulai Rp3 persen.
Program pinjaman KUR BRI 2026 terdiri dari beberapa jenis pembiayaan, yaitu KUR Super Mikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil. Masing-masing memiliki plafon pinjaman dan suku bunga yang berbeda sesuai kebutuhan usaha.
Selain bunga yang relatif rendah, pinjaman KUR BRI 2026 juga menawarkan kemudahan dalam persyaratan dan proses pengajuan. Bahkan untuk pinjaman tertentu, debitur tidak diwajibkan memberikan agunan tambahan.
Program ini dinilai masih menjadi pilihan utama masyarakat karena aksesnya mudah dan dapat membantu meningkatkan kapasitas usaha kecil di berbagai sektor.
Aturan Agunan Pinjaman
Salah satu hal yang paling sering ditanyakan calon peminjam adalah soal agunan atau jaminan.
Pada pinjaman KUR BRI 2026, terdapat perbedaan ketentuan antara pinjaman kecil dan besar.
Untuk pinjaman di bawah Rp100 juta, debitur tidak diwajibkan memberikan agunan tambahan.
Hal ini menjadi keunggulan utama program KUR karena memudahkan pelaku usaha kecil mendapatkan akses pembiayaan.
Namun untuk pinjaman di atas Rp100 juta, pihak bank biasanya akan meminta agunan tambahan sesuai hasil analisis kredit dan penilaian aset yang dimiliki calon debitur.
Syarat KUR BRI 2026
Calon debitur yang ingin mengajukan pinjaman harus memenuhi sejumlah persyaratan dasar.
Beberapa syarat utama antara lain merupakan warga negara Indonesia dan berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah. Selain itu, usaha yang dijalankan harus produktif dan telah berjalan minimal enam bulan.
Calon peminjam juga tidak boleh memiliki pinjaman produktif di bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau kredit kendaraan bermotor.
Debitur juga harus memiliki riwayat kredit yang baik dan tidak tercatat memiliki kredit bermasalah dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Untuk mengajukan pinjaman KUR BRI 2026, calon debitur perlu menyiapkan beberapa dokumen penting.
Dokumen tersebut antara lain KTP dan Kartu Keluarga, surat keterangan usaha dari desa atau kelurahan, serta buku rekening BRI yang masih aktif.
Untuk pinjaman di atas Rp50 juta, pemohon juga wajib melampirkan NPWP. Selain itu, calon debitur perlu menyertakan foto usaha sebagai bukti kegiatan usaha yang dijalankan.
Program KUR BRI hingga kini masih menjadi salah satu skema pembiayaan paling diminati pelaku UMKM karena prosesnya cepat, bunga relatif rendah, serta limit pinjaman yang cukup besar untuk pengembangan usaha. (*)