TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU – Farradhilla Ayu Pramesti (23) korban pembacokan di Kampus UIN Suska Riau sudah menjalani operasi di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Farradhilla saat ini dalam kondisi stabil dan sadar penuh setelah menjalani tindakan operasi.
Direktur Utama RSUD Arifin Achmad, Yusi Prastiningsih, menjelaskan Farradhilla masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 15.21 WIB.
Korban menderita luka bacok di lengan kiri, tangan kiri, punggung, dan kepala.
"Saat tiba, pasien dalam kondisi sadar,” ujar Yusi, Jum'at (22/2/2026).
Setelah pemeriksaan awal, tim medis segera melakukan penanganan intensif.
Baca juga: Motif Raihan Bacok Farra Mahasiswi UIN Suska: Tak Terima Dicampakkan Korban yang Mau Fokus Skripsi
Tindakan yang diberikan meliputi terapi cairan dan obat-obatan, pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, rontgen, serta CT scan.
Pada pukul 21.40 WIB, pasien menjalani operasi cyto untuk menangani luka yang dialaminya.
“Pascaoperasi, pasien kami observasi secara ketat. Alhamdulillah, kondisi saat ini stabil dan sadar. Pasien dirawat di ruang rawat inap Gardenia dan terus dipantau oleh tim dokter spesialis agar proses pemulihan berjalan optimal,” tambah Yusi.
Pihak rumah sakit memastikan akan terus memberikan perawatan terbaik serta menyampaikan perkembangan kondisi pasien secara berkala sesuai kebutuhan medis.
Sebagai informasi, insiden ini terjadi di ruang sidang seminar Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum pada Kamis siang, sebelum kegiatan dimulai.
Korban yang merupakan mahasiswi semester 8 tiba-tiba diserang seorang pria yang datang membawa kapak.
Tanpa banyak kata, pelaku langsung menghujamkan kapak ke bagian wajah korban.
Serangan mendadak itu membuat suasana ruangan seketika berubah mencekam.
Seorang saksi mata, Aisyah, mengungkapkan kepanikan yang terjadi saat itu.
“Di dalam ruang sidang itu sudah dikapaknya, kebetulan belum mulai sidangnya. Keluar sudah berdarah, orang lain nggak ada yang berani menolong,” ujarnya.
Mahasiswa lain yang berada di lokasi tidak berani mendekat karena pelaku masih memegang kapak dan disebut sempat menyandera korban dalam kondisi terluka. Ketegangan menyelimuti ruangan hingga petugas keamanan kampus datang dan berhasil mengamankan pelaku.
Setelah situasi terkendali, korban segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kini, usai menjalani operasi dan perawatan intensif, kondisi korban dinyatakan stabil dan dalam pengawasan tim dokter.
Sementara itu, pelaku telah diamankan aparat kepolisian dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.
Raihan Mufazzar (21), mahasiswa pelaku pembacokan terhadap mahasiswi bernama Farradhilla Ayu Pramesti (23) di UIN Suska Riau, kini mendekam di balik jeruji besi.
Akibat aksi sadis yang dilakukannya pada Kamis (26/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB itu membuatnya terancam hukuman 17 tahun penjara.
Baca juga: Sosok Raihan Muzafar, Pembacok Mahasiswi UIN Suska Riau, Dikenal Introvert dan Baper ke Korban
"Kita tambahkan pasal perencanaan pembunuhan dan penganiayaan berat, ancaman hukuman 17 tahun," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah, dikonfirmasi Jumat (27/2/2026).
Anggi mengungkap, tersangka sudah dicek urine. Hasilnya negatif narkoba.
Rencananya, tersangka juga akan diperiksa kejiwaannya.
"Nanti kita ajukan ke psikiater dulu untuk pemeriksaan kejiwaan," sebut Anggi.
Anggi bilang pihaknya juga menelusuri jejak digital tersangka yang berkaitan dengan kejadian ini.
"Tersangka ini memang berangkat dari rumahnya pagi itu, ada niat untuk membunuh korban," tegasnya.