BOLASPORT.COM - Sejarah berpihak ke Arsenal untuk menjuarai Liga Champions 2025-2026, di mana kuncinya ada pada lawan mereka pada babak 16 besar, yakni Bayer Leverkusen.
Kedua tim akan saling berhadapan dalam babak perdelapan final berkat hasil drawing yang digelar di Nyon, Swiss, Jumat (27/2/2026) WIB.
Bayer Leverkusen dipastikan akan bertemu Arsenal usai merebut satu tiket babak 16 besar pasca-mengalahkan Olympiakos di fase play-off.
Dalam play-off yang berlangsung dua leg, Die Werkself sukses menang dengan agregat 2-0 atas wakil Yunani.
Agregat tersebut didapat menyusul kemenangan 2-0 di markas lawan dan hasil imbang 0-0 saat tampil di kandang.
Usai merebut tempat di 16 besar, Bayer Leverkusen kini akan menghadapi Arsenal yang berstatus pemuncak klasemen fase liga.
Bagi The Gunners, duel melawan wakil Jerman terhitung laga mudah yang bisa memuluskan langkah mereka ke perempat final Liga Champions 2025-2026.
Di samping itu, duel melawan Leverkusen nyatanya bisa menjadi jalan pembuka bagi Arsenal untuk meraih trofi Si Kuping Besar perdananya.
Hal ini tak lepas dari sejarah Leverkusen di fase gugur saat bertemu wakil-wakil Inggris di kompetisi Eropa.
Dilansir BolaSport.com dari Opta, Arsenal akan jadi wakil Inggris keenam yang bertemu Leverkusen dalam babak gugur kompetisi Eropa.
Dari lima pertandingan melawan wakil Inggris sebelumnya, Leverkusen tercatat empat kali melaju ke babak selanjutnya.
Hanya sekali saja Die Werkself gagal melaju ke babak selanjutnya saat melawan wakil Inggris, yakni kontra Liverpool di babak 16 besar Liga Champions 2004-2005.
Saat itu, The Reds menang dengan agregat 6-2 atas Leverkusen dan melangkah jauh hingga keluar sebagai kampiun.
Berkaca pada sejarah tersebut, maka Arsenal bisa saja meraih gelar Liga Champions pertamanya andai mengalahkan Leverkusen di babak 16 besar musim ini.
Peluang Arsenal untuk mengalahkan Leverkusen di pedelapan final besar pun cukup besar jika menilik kiprah mereka di musim ini.
Di ajang tersebut, Meriam London sukses mengakhiri fase liga dengan rekor kemenangan sebesar 100 persen.
Bahkan kiprah The Gunners di kancah domestik juga tak bisa dipandang remeh, usai sukses menembus final Piala Liga Inggris dan memuncaki klasemen Liga Inggris.
Di sisi lain, Leverkusen juga berada dalam laju yang kurang apik sepanjang musim 2025-2026.
Leverkusen mengalami turbulensi di awal musim yang berujung pemecatan Erik ten Hag pada September 2025.
Selepas Ten Hag dipecat, Die Werkself menunjuk Kasper Hjulmand sebagai suksesornya di kursi kepelatihan.
Sejak ditunjuk, Hjulmand dianggap sukses memperbaiki kiprah Leverkusen di segala ajang dengan 19 kemenangan dan 8 kekalahan dari 33 laga.
Meski begitu, tetap saja catatan tersebut masih dianggap kurang untuk bisa menghentikan laju apik Arsenal.