Meski Gembira PSIM Yogyakarta Putus Tren Buruk pasca-Libas PSBS, Brajamusti Kritik Pedas 1 Sosok Ini
Tiffany Marantika Dewi February 28, 2026 06:44 AM

TRIBUNWOW.COM - PSIM Yogyakarta akhirnya meraih kemenangan setelah beberapa laga terakhir meraih hasil negatif di putaran kedua Super League 2025/2026.

Hal itu didapat PSIM Yogyakarta ketika bertemu dengan PSBS Biak dalam lanjutan match day ke-23 Super League 2025/2026.

PSIM Yogyakarta berhasil menang dramatis atas PSBS Biak dengan skor 4-2.

Suporter PSIM Yogyakarta, Brajamusti gembira karena tim kebanggannya akhirnya mampu memutus tren buruk.

Di tambah, kemenangan atas PSBS Biak membuat PSIM Yogyakarta kembali memepet posisi lima besar klasemen Super League 2025/2026.

Meski gembira, Brajamusti tetap memberi kritik pedas untuk sosok idola mereka, Nermin Haljeta.

Baca juga: Hasil Akhir PSBS Biak Vs PSIM: Ramos Mingo-Ze Valente Brace, Laskar Mataram Akhiri Tren Negatif

Baca juga: Profil Dejan Antonic, Pelatih Semen Padang yang Terancam Out, Duel Vs PSIM Penentuan

Nermin Haljeta dianggap menjadi bebas buat PSIM Yogyakarta.

Permainan PSIM Yogyakarta, menurut Brajamusti, lebih hidup dan enak dilihat setelah Nermin Haljeta ditarik keluar.

Reaksi gembira dan kritik dari Brajamusti tersebut tampak pada kolom komentar unggahan terkini PSIM Yogyakarta di Instagram resmi klub yang memposting hasil laga kontra PSBS Biak.

"NAHH NGENEKII , HALJETA OUT LANGSUNG HUJAN GOLL. Josjiss Jogja ketmau adem jebule meh ndelok PSIM menang," tulis @brillian******.

"EFEK HAJELTA DIGANTI," tulis @n0******.

"Next match, Corfe starter Haljeta bench!!!!," tulis @jogjaiswon******.

"Mantap sayangkuu, akhirnya ra lali carane menang," tulis @thikaam******.

"Hajelta out," tulis @ges******.

"KETOK TO EFEK E 99 METU," tulis @i.l.y******.

"Kata Ramos n Ze ke Haljeta "nyohhh tak kei tutorial nge-golke ball nganti ping 4, iseh kurang paham po??," tulis @pand******.

Jalannya Laga

Babak 1

PSBS Biak bermain menekan sejak menit awal dan berulang kali melayangkan serangan ke gawang PSIM Yogyakarta.

Pada menit ke-5, Fahreza melakukan tendangan spekulasi dari jarak yang cukup jauh dari kotak penalti PSBS Biak untuk mengakhiri deadlock PSIM Yogyakarta.

Namun, tendangan Fahreza justru melambung tinggi di atas mistar gawang PSIM Yogyakarta.

Gawang PSIM Yogyakarta hampir keboblan lewat serangan balik PSBS Biak pada menit ke-10.

Saat itu, Ruyery berdiri bebas di sisi kanan dan mengirim umpan terobosan yang hampir digapai Eduardo Miguel Ramos Barbosa.

Beruntung bagi PSIM Yogyakarta karena satu di antara beknya berhasil memotong umpan maut Ruyery.

Yusaku Yamadera melesatkan assist mematikan yang membahayakan gawang PSBS Biak pada menit ke-14.

Alih-alih diterima Fahreza, umpan tersebut berhasil dipotong pemain belakang PSBS Biak.

PSIM Yogyakarta berhasil unggul pada menit ke-15 lewat tandukan Ramos Mingo.

Ramos Mingo berhasil mengoyak jala gawang Kadu setelah menerima umpan lambung dari Ezequiel Vidal.

Lini belakang PSIM Yogyakarta linglung ketika PSBS Biak membangun serangan pada menit ke-21.

Beruntung bagi PSIM Yogyakarta karena peluang tersebut tak membuahkan gol.

PSIM Yogyakarta diselamatkan mistar gawang ketika Ruyery melesatkan tandukan dan Cahya Supriadi mati langkah di menit ke-23.

Cahya Supriadi melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis tendangan Ruyery ketika laga memasuki menit ke-24.

Cahya Supriadi melakukan penyelamatan gemilang dengan menangkap tengangan Pablo Andrade dari skema tendangan bebas di menit ke-28.

Pada menit ke-31, Cahya Supriadi melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis tendangan Luquinhas.

Bola lepas dari tangakapan Cahya Supriadi dan berhasil dibuang pemain belakang PSIM Yogyakarta.

Haljeta melesatkan tendangan chip setelah berdiri bebas di depan gawang PSBS Biak pada menit ke-22.

Sayang, tendangan Haljeta jauh dari target.

Fahreza punya momentum untuk menggandakan keunggulan buat timnya setelah mendapat umpan cantik dari Ze Valente pada menit ke-34.

Sayang, pergerekannya terlebih dulu dihentikan bek PSBS Biak dan peluangnya untuk mencetak gol hilang.

Eduardo Barbosa berhasil menjebol gawang PSIM Yogyakarta pada menit ke-36.

Ia berhasil membuat Cahya Supriadi kicep karena mati langkah ketika gawangnya dibobol Eduardo Barbosa.

Eduardo Barbosa saat itu berhasil mencetak gol setelah menerima umpan cut back dari Luquinhas.

PSIM Yogyakarta bermain terbuka dan menyerang setelah gawang Cahya Supriadi kebobolan.

Laskar Mataram mendapat momentum untuk kembali unggul pada menit ke-45.

Nermin Haljeta, pada waktu itu, berdiri bebas di depat kotak penalti PSBS Biak dan mengirim umpan terobosan ke Fahreza.

Sayang, Fahreza gagal menerima bola dan pergerekannya berhasil dihentikan bek PSBS Biak.

Cahya Supriadi melakukan penyalamatan gemilang di menit-menit krusial.

Ketika memasuki tambahan waktu babak kedua, Barbosa melesatkan tendangan keras dari dalam koetak penalti PSIM Yogyakarta setelah memanfaatkan second ball.

Akan tetapi tendangan Barbosa berhasil ditepis Cahya Supriadi.

INDONESIA SUPER LEAGUE - Cuplikan laga PSIM Yogyakarta kontra PSBS Biak dalam lanjutan match day ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pada Jumat, 27 Februari 2026.
INDONESIA SUPER LEAGUE - Cuplikan laga PSIM Yogyakarta kontra PSBS Biak dalam lanjutan match day ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pada Jumat, 27 Februari 2026. (Instagram @psimjogja_official)

Babak 2

Ezequiel Vidal mengirim umpan crossing untuk Haljeta pada menit ke-46.

Sayangnya, Nermin Haljeta gagal menerima umpan tersebut dan bola mengalir keluar lapangan.

Pada menit ke-50, Ruyery terlalu terburu-buru melesatkan tendangan ke gawang setelah mendapat umpan cut back dari Luquinhas.

Alih-alih mengirim umpan ke rekannya, Ruyery justru memilih menendang langsung ke gawang PSIM Yogyakarta dan melenceng jauh dari target.

Ezequiel Vidal memiliki peluang emas di dalam kotak penalti PSBS Biak setelah mendapat umpan dari rekannya di menti ke-52.

Sayang, tendangan Ezequiel Vidal diblock oleh bek PSBS Biak.

Fahreza melesatkan header pada menit ke-57 tetapi tandukannya jauh dari target.

PSIM Yogyakarta kembali unggul pada menit ke-64.

Ramos Mingo menyarangkan bola ke jala gawang PSBS Biak setelah memanfaatkan umpan Ze Valente dari skema tendangan bebas.

Ze Valente menambah keunggulan buat PSIM Yogyakarta dan merubah kedudukan menjadi 1-3 pada menti ke-68.

Ia melesatkan tendangan first time dari luar kotak penalti PSBS Biak setelah memanfaatkan bola liar pasca-Kadu gagal menepis tendangan Deri Corfe dengan sempurna.

PSIM Yogyakarta mendapat peluang emas lewat tendangan bebas di sisi kiri luar kotak pertahanan PSBS Biak ketika laga memasuki menit ke-73.

Ze Valente yang menjadi eksekutor mengirim umpan ke Ezequiel Vidal tetapi gagal membuahkan gol.

Wasit utama mendapat panggilan dari wasit VAR setelah Nurhidayat melakukan pelanggaran Sheva di dalam kotak penalti PSBS Biak ketika laga memasuki menit ke-76.

Namun, wasit melakukan review on field untuk menelisik lebih lanjut pelanggaran Nurhidayat tersebut.

Akan tetapi, wasit tak memberi hadiah penalti untuk PSIM Yogyakarta.

Padahal, dalam tanyangan ulang, Nurhidayat tampak menjatuhkan Sheva menggunakan tangannya.

Pada menit ke-82, Ruyery berhasil menjebol gawang Cahya Supriadi setelah lolos dari jebakan offside.

Ze Valente mencetak gol keduanya di laga ini pada menit ke-88.

Ia berhasil menyarangkan bola ke jala gawang PSBS Biak setelah menerima umpan cut back dari rekannya.

PSBS Biak tampil menekan sejak gawangnya kebobolan untuk keempat kalinya.

Sementara itu, PSIM Yogyakarta mencoba bermain bertahan untuk mempertahankan keunggulan.

Susunan Pemain Kedua Tim

PSBS Biak

Starter: Kadu, Arif Budiyono, Myeonghyeong Hwang, Nurhidayat, Pablo Andrade, Sandro Embalo (C), Damianus Adiman Putra, Eduardo Miguel Ramos Barbosa, Nelson Alom, Claudio dos Santos, dan Ruyery Alfonso Blanco Yus.

Cadangan: Dimas Gali, Patrias Rumere, Heri Susanto, Ilham Udin Armaiyn, Arjuna Agung, Samuel Viktor Gwijangge, Raja Imam Siregar, Thobias Junior Solossa, Moses Elias Almendo Madjar, Ians Mordekhai Rumbewas, Iqbal Hadi Perdana, dan Hari Ardiansyah.

Pelatih: Marian Mihail

PSIM Yogyakarta

Starter: Cahya Supriadi, Fahreza Sudin, Franco Ramos Mingo (C), Johannes Daniel Maria Van Der Avert, Rio Hardiawan, Yusaku Yamadera, Ze Valente, Rahmatshoh Ramatzoda, Nermin Haljeta, Ezequiel Vidal, dan Riyatno Abiyoso.

Cadangan: Dede Sapari, Irfan, Deri Corfe, Donny Warmerdam, Reva Adi, Rendra Teddy Wijanarko, Muhammad Iqbal, Ghulam Fatkur Rahman, Harlan Suardi, Andy Setyo, Sheva Maresca Amavisca, dan Raka Cahyana.

(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)

 

 

 

 

 

 

 
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.