Jelang 19 Tahun Terbentuknya Tana Tidung, Air PDAM Akhirnya Aliri 126 Rumah di Tanah Merah Barat
Amiruddin February 28, 2026 12:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara ( Kaltara ), meresmikan operasional sambungan air bersih di Kecamatan Tana Lia, yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Tirta Sungoi Sesayap.

Peresmian ini berlangsung di Masjid Darul Ibad, Jalan Pangeran Bendahara, Desa Tanah Merah Barat, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung, Jumat (27/2/2026).

Peresmian dirangkai dengan kegiatan Safari Ramadan 1447 H atau Ramadan 2026.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, hadir langsung menandatangani prasasti peresmian PDAM Tirta Sungoi Sesayap, untuk wilayah Kecamatan Tana Lia.

Turut hadir Wakil Bupati, Sabri; Sekretaris Daerah, Hersonsyah; Dandim 0914/TNT, Letkol Arm Raden Florensius Ferdian Richarda, serta beberapa jajaran OPD di lingkungan Pemkab Tana Tidung.

 

Peresmian saluran air bersih PDAM Tirta Sungoi Sesayap di Masjid Darul Ibad
RASAKAN AIR BERSIH - Peresmian saluran air bersih PDAM Tirta Sungoi Sesayap di Masjid Darul Ibad, Jalan Pangeran Bendahara, Desa Tanah Merah Barat, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung, Jumat (27/2/2026) malam. Setelah hampir 19 tahun Kabupaten Tana Tidung terbentuk, air PDAM akhirnya aliri 126 rumah di Tanah Merah Barat, Kecamatan Tana Lia.  (TribunKaltara.com/Rismayanti)

Baca juga: Di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Tana Tidung Minta Kepala OPD Lebih Kreatif Gaet Program Pusat

 

Masyarakat yang hadir juga terlihat antusias menyaksikan simbolis masuknya fasilitas air bersih di wilayah mereka, khususnya masyarakat Desa Tanah Merah Barat, sebagai penerima sambungan air bersih tahap awal.

Selain untuk menyaksikan peresmian, masyarakat juga rela antri untuk dapat merasakan sajian menu makanan berbuka puasa yang dihidangkan.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, mengatakan peresmian tersebut menjadi momen penting dalam perjalanan pelayanan dasar, di daerah yang sebelumnya masih bergabung dengan Kabupaten Bulungan itu.

“Kita baru meresmikan PDAM yang dikelola oleh PDAM Tirta Sungoi Sesayap.

Sebagai gambaran, hampir 19 tahun Kabupaten Tana Tidung terbentuk, dan sebelumnya ikut Kabupaten Bulungan, dulu sempat dibangun intake PDAM di Tana Lia, tapi tidak berfungsi,” ujar Ibrahim Ali, kepada TribunKaltara.com.

Perlu diketahui, Kabupaten Tana Tidung merupakan kabupaten termuda di Provinsi Kalimantan Utara, terdiri dari 5 Kecamatan dan 32 Desa.

Kabupaten ini di sahkan oleh Presiden RI pada tanggal 10 Juli 2007.

Kabupaten Tana Tidung resmi menjadi Kabupaten ke-10 atau Daerah Otonom ke -14 di Provinsi Kalimantan Timur, dengan dilantiknya Pejabat Bupati Tana Tidung pada tanggal 18 Desember 2007.

Kini Tana Tidung dipimpin Bupati Ibrahim Ali, yang telah memasuki periode kedua.

Ibrahim Ali menyebut, di periode keduanya memimpin, aliran air bersih akhirnya bisa dinikmati masyarakat.

“Menjelang 19 tahun Kabupaten Tana Tidung terbentuk, Alhamdulillah di periode kedua saya sudah bisa dialiri air PDAM, dan sudah bisa dimanfaatkan dan dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui sambungan rumah (SR) belum sepenuhnya rampung hingga ke Desa Tanah Merah dan Sambungan Selatan.

Pemerintah daerah menargetkan penyelesaiannya tahun ini.

“Walaupun sambungan rumahnya belum selesai sampai ke Desa Tanah Merah, dan Sambungan Selatan, Insya Allah tahun ini kita selesaikan,” tegasnya.

Saat ini, untuk wilayah Tanah Merah Barat tercatat sekitar 126 rumah telah terpasang sambungan rumah.

Menariknya, seluruh pemasangan dilakukan tanpa dipungut biaya.

“Total yang sudah teraliri saat ini untuk Tanah Merah Barat sekitar 126 rumah, ini SR semua gratis tidak ada yang bayar, tinggal terima beres.

 Kalau bulanannya ya tetap bayar, tapi untuk pemasangannya kita kasih gratis,” jelasnya.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerataan pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya akses air bersih.

“Ini sebagai bentuk upaya pemerataan pelayanan kita ke masyarakat juga, pemerintah selalu hadir,” ucapnya.

Baca juga: Banyak Jabatan Kepala OPD Pemkab Tana Tidung Kosong, Bupati Sebut akan Dilakukan Seleksi Terbuka

Menurutnya, kehadiran PDAM sangat membantu masyarakat yang sebelumnya mengandalkan air sumur bor maupun menampung air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Masyarakat tentu terbantu karena sebelumnya mereka cuma pakai air bor, kadang menampung air hujan.

Kalau sekarang kan tidak, yang penting ingat bayarnya saja,” pungkasnya.

Peresmian ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan kualitas layanan air bersih di Kabupaten Tana Tidung seiring bertambahnya usia daerah yang hampir memasuki dua dekade.

(*)

Penulis : Rismayanti

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.