TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kemenangan telak 5-0 yang diraih Persib Bandung atas Madura United dinilai sepenuhnya pantas oleh asisten pelatih Persib, Igor Tolic. Ia menegaskan hasil tersebut bukan sekadar angka besar, melainkan buah dari kerja kolektif yang berjalan efektif sepanjang laga.
Dalam pertandingan itu, Igor mengambil alih peran Bojan Hodak yang harus menepi karena sanksi sehingga tidak dapat mendampingi tim pada Kamis (26/2). Tanggung jawab di pinggir lapangan berada di pundaknya, dan ia berhasil memastikan tim tetap tampil stabil serta agresif.
Hasilnya terlihat jelas. Federico Barba dan rekan-rekannya tampil trengginas, mencetak lima gol tanpa balas sekaligus membukukan kemenangan paling mencolok sepanjang musim ini. Performa tersebut menjadi penanda kebangkitan setelah sebelumnya sempat menuai kritik.
Sektor depan Maung Bandung yang beberapa waktu lalu disorot karena kurang produktif, kini berubah menjadi mesin gol yang tak terbendung di hadapan pertahanan Madura United. Produktivitas yang sempat menurun dari sejumlah pemain seperti Uilliam Barros dan Ramon Tanque seolah terbayar lunas lewat pesta gol ini.
Igor menilai dukungan Bobotoh pantas dibalas dengan sajian permainan yang menghibur. Suporter datang dengan harapan menyaksikan kemenangan serta gol-gol yang tercipta, dan itu yang coba diwujudkan tim melalui racikan strategi terbaik demi hasil optimal.
"Orang-orang membayar tiket dan mereka selalu datang ke stadion untuk lihat 10 gol.
"Jika saya seorang penggemar, penggemar sepak bola, saya akan lakukan hal yang sama."
"Saya ingin tim saya memenangkan setiap pertandingan, saya ingin tim saya mencetak enam atau tujuh gol," kata Igor Tolic dilansir BolaSport.com dari kanal YouTube Persib.


















Meski begitu, pelatih asal Kroasia tersebut memahami bahwa kemenangan besar bukan sesuatu yang selalu bisa diraih dengan mudah. Setiap lawan pasti datang dengan tekad kuat untuk memberi perlawanan sengit kepada Persib.
Situasi di lapangan pun bisa berubah-ubah tergantung intensitas dan tekanan pertandingan. Ia mengingatkan bahwa sepak bola selalu mempertemukan dua tim dengan kekuatan seimbang di atas rumput hijau.
"Namun terkadang hal itu tidak mungkin karena ketika anda melangkah di lapangan ada 11 pemain melawan 11 pemain."
"Mereka tidak ingin kamu mencetak gol dan ingin mencegah ini."
"Jadi menurutku kadang kita beruntung dan mencetak lima gol," ujarnya.
Bagi Igor, prioritas utama tetap mengamankan kemenangan demi menjaga posisi di tengah ketatnya persaingan kompetisi. Konsistensi menjadi kata kunci agar Persib mampu kembali menutup musim sebagai tim terbaik.
Stabilitas mental pemain juga dinilai krusial. Dengan mental yang terjaga, skuad Maung Bandung diyakini mampu terus berjuang maksimal dalam setiap pertandingan.
Fokus kini diarahkan pada laga berikutnya. Persib dijadwalkan melawat ke markas Persebaya Surabaya pada Senin (2/3/2026), sebuah tantangan yang menuntut kesiapan penuh.
"Terkadang kita menang 1-0, tetapi pada akhirnya kita mendapatkan tiga poin"
"Kita semua akan berpesta jika kita memenangkan semua pertandingan," katanya.