Isuzu Bisa Penuhi Permintaan Besar Pick Up 4x4, Asalkan....
GH News February 28, 2026 03:10 PM
Jakarta -

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengklaim mampu memenuhi permintaan besar untuk pickup 4x4 di Tanah Air. Namun, kata mereka, pengadaannya tak bisa tiba-tiba, melainkan butuh waktu.

Kini, pickup 4x4 Isuzu yang dijual di Indonesia masih berstatus CBU (completely built up) dari Thailand. Sementara pickup yang diproduksi lokal menggunakan konfigurasi 4x2. Namun, jika ada permintaan khusus dalam jumlah besar, mereka bisa saja memproduksi pickup 4x4 di Tanah Air.

"Kalau ditanya memungkinkan atau nggak (bikin pickup 4x4 skala besar), bisa, memungkinkan. Tapi ya butuh waktu lah," ujar Anton Rusli selaku Vice President Director PT IAMI saat ditemui di Juanda, Jakarta Pusat, Kamis malam (27/2).

Ekspor perdana Isuzu Traga baru saja diresmikan. Mobil ini dirakit di pabrik Isuzu Karawang Plant, Jawa Barat. Yuk lihat prosesnya.Pabrik Isuzu. Foto: Rengga Sancaya

Pernyataan itu terkait keputusan PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105 ribu pickup 4x4 dari India. Menurut Rusli, pihaknya bisa saja memenuhi permintaan besar itu. Namun, prosesnya memerlukan banyak waktu.

"Kalau permintaan saya pikir kalau request ratusan ribu, ya pasti dibutuhkan waktu ya. Saya yakin, even produsen lain juga memerlukan waktu lah," tuturnya.

"Misalnya kita bicara dalam kondisi normal, market light truck dalam sebulan aja kan cuma 3 ribuan. Tapi kalau ratusan ribu, semua produsen butuh waktu," tambahnya.

Ketika ditanya berapa lama waktu yang diperlukan untuk memenuhi permintaan besar tersebut, Rusli tak bisa menjawabnya dengan rinci. Namun, intinya, Isuzu Indonesia saat ini punya kapasitas produksi sebesar 52 ribu unit/tahun.

"Kita musti hitung lagi ya, kalau kapasitas produksinya kayak Isuzu, kita kan setahun 52 ribu unit. Jadi tinggal dialokasikan ke mana kalau memang (tawarannya) diterima. Tapi ini (pengadaan pickup untuk Agrinas) kan udah selesai," kata dia.

Pick up yang diimpor dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa Merah Putih sudah berdatangan ke Indonesia. Berikut ini wujud Pick up India berstiker Koperasi Merah Putih itu, Kamis (26/2/2026).Pick up yang diimpor dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa Merah Putih sudah berdatangan ke Indonesia. Berikut ini wujud Pick up India berstiker Koperasi Merah Putih itu, Kamis (26/2/2026). Foto: Muhammad Firman/detikFoto

Sebagai catatan, PT Agrinas Pangan Nusantara bakal mengimpor 105 ribu unit mobil pickup buatan India dari merek Mahindra dan Tata Motors. Ratusan ribu pickup itu bakal digunakan untuk Koperasi Desa Merah Putih.

Agrinas telah meneken kontrak pengadaan kendaraan niaga senilai Rp 24,66 triliun. Kontrak tersebut mencakup pengadaan total 105 ribu unit kendaraan dari dua produsen otomotif asal India.

Sebanyak 35 ribu unit Scorpio Pick Up dipasok oleh Mahindra, sementara 70 ribu unit lainnya berasal dari Tata Motors, terdiri atas 35 ribu unit Yodha Pick-Up dan 35 ribu unit Ultra T.7 Light Truck.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.