Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Senyum warga di Binduriang dan Sindang Kelingi akhirnya merekah setelah ruas jalan Air Lang–Desa Apur dan Palak Curup–SP III Karang Baru kini mulus dan nyaman dilalui.
Jalan yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan parah dan kerap dikeluhkan masyarakat kini berubah signifikan.
Lubang dan genangan air yang sebelumnya kerap menjadi pemandangan saat warga beraktivitas sudah tidak lagi terlihat.
Akses Vital Penopang Aktivitas Warga
Bagi masyarakat setempat, jalan tersebut bukan sekadar infrastruktur.
Ruas jalan ini menjadi akses vital menuju kebun, jalur pengangkutan hasil panen, serta penghubung antarwilayah di Kabupaten Rejang Lebong.
Kondisi jalan yang baik sangat menentukan kelancaran aktivitas ekonomi warga sehari-hari.
Kepala Desa Air Lang, Jumari, mengaku bersyukur atas pembangunan ruas jalan tersebut.
Ia mengatakan kondisi jalan itu telah rusak puluhan tahun tanpa adanya perbaikan menyeluruh.
“Ini jalan penghubung sekaligus poros alternatif menuju Kabupaten Kepahiang via Bengko. Sudah lama sekali kami menunggu. Setelah dibangun, aktivitas warga jauh lebih lancar. Doa kami akhirnya terjawab,” ungkap Jumari dalam rilis Media Center Pemprov Bengkulu, Jumat (27/2/2026).
Jalur Utama Pergerakan Ekonomi
Hal serupa disampaikan Camat Binduriang, Eliyenti.
Menurutnya, ruas Palak Curup merupakan jalur utama pergerakan ekonomi warga.
“Setiap hari masyarakat lewat sini untuk berkebun dan membawa hasil kebun. Saya lahir dan besar di sini, jadi tahu betul kondisi jalannya selama ini. Sekarang sudah mulus, tentu kami sangat bersyukur,” kata Eliyenti.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, turun langsung meninjau progres pembangunan dua ruas jalan provinsi tersebut.
Ia memastikan proyek infrastruktur yang dikerjakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Adapun rincian pembangunan jalan tersebut meliputi:
Pembangunan Infrastruktur Lain di Rejang Lebong
Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur jalan di Rejang Lebong juga mencakup:
Total anggaran infrastruktur jalan yang telah dikucurkan pada 2025 di Rejang Lebong mencapai Rp108,6 miliar.
Komitmen Lanjutkan Pembangunan Bertahap
“Tahun lalu sudah kita gelontorkan Rp108,6 miliar untuk infrastruktur jalan di Rejang Lebong, dan tahun ini akan kita lanjutkan. Yang belum tersentuh harap bersabar. Semua kita kerjakan bertahap. Prinsipnya tetap sama, bantu rakyat,” tegas Helmi.
Kini, jalan mulus bukan lagi sekadar janji.
Perbaikan infrastruktur tersebut membawa dampak nyata, mulai dari distribusi hasil kebun yang semakin lancar, waktu tempuh yang lebih singkat, hingga roda ekonomi desa yang mulai bergerak lebih cepat.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini